5 Alasan Kenapa WHV (Work and Holiday Visa) di Australia!Ala Backpacker

Why Australia?
Setiap keputusan yang diambil dalam hidup pasti punya alasan. Alasan yang sangat kuat sehingga kita pun sangat percaya bahwa itulah keputusan yang sangat benar untuk hidup kita. Di saat yang lain lulus kuliah dan sesuai "aturan yang berlaku", langsung melamar ke perusahaan-perusahaan ternama dan memiliki jabatan, saya lebih memilih untuk berangkat ke Australia menggunakan visa Work and Holiday Visa untuk jalan-jalan! ... sambil bekerja. Bekerja di Australia dengan WHV ini lingkup kerjanya terbatas, hanya sebatas casual workers seperti tukang cuci piring, tukang bersih-bersih atau bahkan petani, bukan karyawan yang ruangannya ber-AC.

Banyak yang bertanya, kok mau sih? Apa gak buang-buang waktu? Kan di Indo bisa dapet kerjaan yang lebih enak dan gajinya besar? Daripada disana cuman jadi babu.?! What The F***! Ini bukan soal pekerjaan! bagi saya tujuan hidup adalah mencari makna kehidupan, yang tidak bisa diukur dari pekerjaan. Tak bisa disalahkan, kebahagiaan, kepuasaan dan "life-goal" orang berbeda-beda.

Nah, dalam artikel kali ini saya akan menulis beberapa alasan saya kenapa mengambil WHV di Australia ini, semoga bisa menjawab pertanyaan saudara-saudara terhormat dan menginspirasi kalian yang ada diluar sana :)

1. Explore Pengalaman Hidup

Dari kecil, memang saya bercita-cita sebagai wirausaha. Karena saya senang hidup mandiri, berkarya untuk diri sendiri dan mempunyai makna untuk orang lain. Untuk menjadi wirausaha memang tidak mudah, semudah kata motivator-motivator seminar yang katanya "just do it". Untuk menjadi wirausaha butuh banyak pengalaman, bukan pengalaman dalam teori tapi dalam praktik. Praktik yang bukan hanya soal jualan, tapi juga soal praktik lapangan.

Disinilah salah satu alasan saya kenapa WHV ke Australia. Karena di Australia ini saya akan kerja sebagai pekerja yang posisinya ada dibawah bos, jadi saya memiliki banyak pengalaman sebagai pekerja yang nantinya saat saya menjadi bos, saya tahu bagaimana cara memposisikan diri, berkomunikasi dan mengambil keputusan dari 2 arah, yaitu pemimpin dan bawahan. Selama di Australia saya bekerja di banyak bidang, saya pernah bekerja menjadi housekeeping di kantor, cuci caravan, kerja di packing shed, sampai kerja di farm (pekerjaan yang akan saya jalani sampai selesai WHV). Jadi pekerja, bukan berarti saya hanya kerja, tetapi memperhatikan cara kerja, sistem dan segala halnya yang semoga nantinya akan berguna untuk usaha saya dimasa depan kelak.


Kerja sebagai housekeeper di kantor.
Kerja sebagai Packer di Mango Farm
Kerja sebagai Picker di Mango Farm

2. Membiasakan Hidup Mandiri dan Berani Mengambil Resiko!

Selama tinggal di Australia, saya lebih banyak bekerja di sektor farm atau pekerbunan. Biasanya job di satu tempat memiliki durasi yang terbatas, misalnya Mango yang hanya 2 bulan atau Raspberry yang mempunyai durasi season 2 bulan. Sehabis job di satu tempat itu, saya harus berpindah ke tempat lain, tentu lokasinya pun tak dekat. Karena sering berpindah-pindah (nomaden), saya jadi terbiasa akan hal itu (sebelumnya saya orangnya tak suka dengan lingkungan yang tak biasa). Dengan hidup nomaden, saya merasa hidup lebih mandiri dan terbiasa tidak bergantung dengan orang lain. Semua hal yang menjadi keputusan seperti kemana saya selanjutnya, tinggal dimana, nge-camp dimana, pake jalur mana, mau kerja apa, mau bagaimana, itu menjadi keputusan sendiri yang menjadi resiko dan tanggung jawab sendiri. Walaupun saya juga bersama Lylis dan teman-teman, tapi untuk keputusan ada di tangan masing-masing dan didiskusikan.

Dari alasan itulah saya berharap setelah lulus WHV di Australia ini, saya terbiasa hidup mandiri, tidak bergantung dengan orang lain, dan berani mengambil resiko untuk keputusan apapun.

Hidup nomaden, membiasakan hidup mandiri
Just do what you choose and what you believe!

3. Mengenal Budaya Australia dan Negara-Negara Lainnya

Sebelum berangkat ke Australia, satu hal yang paling ditakutkan adalah kendala bahasa. Karena Australia ini memiliki aksen English yang tidak seperti US, aksennya lebih sulit didengar apalagi oleh saya yang setiap hari lebih sering berkomunikasi dengan bahasa sunda. Awalnya, saat sampai di Australia susahnya minta ampun, dengar Australian ngomong seperti tersedak-sedak :)) Tapi hari ke hari telinga pun mulai ramah, bahkan sampai sekarang saya banyak mempunyai teman Australian. Selain bahasa, saya banyak belajar dari Budaya Australia seperti cara mereka saling bersapa "G'day Mate" dengan orang yang belum pernah bertemu sama sekali dan budaya kerja yang tingkat kecepatannya mungkin 5 kali lipat lebih cepat dari Indonesia :))

Selain dari Budaya Australia pun , saya banyak belajar dari budaya-budaya negara lain dari seluruh dunia, mengingat Australia itu adalah negara imigran yang banyak sekali orang dari negara-negara seperti India, Taiwan, Europe bahkan Indonesia bekerja di Australia. Saya banyak belajar dari gigihnya orang-orang Taiwan dalam bekerja, strategi hidup orang India untuk "menjajah" negara-negara di dunia dan bahkan belajar dari imigran-imigran gelap Indonesia tentang kehidupan.

Teman-teman di Packing Shed, Katherine
Teman-teman di Mango Farm Dimbulah

4. Traveling Keliling Australia!

Karena saya memiliki hobi traveling, pergi ke Australia bagaikan pencapaian besar, bagaimana tidak, siapa sangka saya bisa berkunjung bahkan liburan jangka panjang dan bekerja di negara yang saya idam-idamkan dari semenjak SMA ini. Selama di Australia saya memulai kehidupan di Brisbane, Queensland kemudian pindah menuju Darwin, NT 2 minggu setelahnya. Di Darwin lah saya memulai bekerja di farm, dan memulai nomaden. Dari Darwin saya pindah ke Katherine, NT kemudian crossborder menuju Cairns, Queensland lalu crossborder lagi menuju Corindi Beach, New South Wales. Banyak tempat wisata favorit di Australia yang saya kunjungi seperti Litchfielnd National Park di NT, Esplanade di Cairns, Capricorn Coast, Gold Coast, Burleigh Heads, Byron Bay dan Sydney (Sydney Opera House & Harbour Bridge). Masih banyak lagi tempat yang ingin dikunjungi seperti Uluru, Alice Spring dan Great Ocean Road yang mungkin saya jelajahi nanti di sisa perjalanan saya kedepan :)

Sydney!
Katherine Gorge!
Gold Coast!

5. Menabung for better future!

Selama setahun ini saya akan pergunakan semaksimal mungkin untuk mencari pengalaman dan juga bekerja segiat yang saya bisa. Dari sisa hasil kerja keras dan kebutuhan biaya hidup sehari-hari disini saya bisa menabung, yang kalo dirupiahkan mungkin lumayan yang bisa saya simpan untuk masa depan yang lebih cerah! Selain untuk perjalanan selanjutnya, mungkin tabungan ini lebih saya prioritaskan untuk keluarga dan membangun bisnis saya terlebih dahulu. Ada pepatah berkata "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian!" and i believe on that, suatu saat saya akan menikmati hasil kerja keras saya sendiri dan untuk saya sendiri. Amin! Doakan ya guys!

Saving for future!
Bersakit-sakit dahulu, bersnang-senang kemudian. Kerja keras dahulu, enjoy kemudian :)
Itulah 5 alasan kenapa saya mengambil keputusan mengikuti WHV di Australia. Semua WHV Warrior yang menuju ke Australia pasti punya alasan yang berbeda-beda, termasuk teman Blogger saya yang mengikuti WHV di Australia juga yaitu Hilal dan Fahmi yang punya alasan dan cerita yang berbeda dengan saya, sila disimak ->

Hilal - Kenapa ke Australia lal?

Fahmi (Catperku) - Kenapa Saya Memilih Work and Holiday di Australia?

Efi Yanuar - Merantau ke Australia

Hendra Fu - Siapa Suruh Datang Australia?

Meidina - Kenapa Pilih Tinggal 1 Tahun di Australia?

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

5 Aksesoris yang Wajib Dibawa Saat Traveling ala ala BackpackerAla Backpacker

Aksesoris saat traveling (Sumber)
Saat mau bepergian ke suatu tempat, pasti kita harus selalu mempersiapkan diri terlebih dahulu. Bukan hanya badan saja yang dipersiapkan, tetapi barang-barang apa saja yang akan dibawa saat bepergian pun perlu untuk dipersiapkan. Jangan sampai barang bawaan yang tidak berguna kita bawa, alhasil banyak barang yang dibawa tapi tidak terpakai dan ngeribetin diri sendiri karena harus menjaga barang-barang itu semua agar tetap aman. Saat memulai bepergian dengan ala ala backpacker. saking semangatnya semua barang dibawa mulai dari topi, jaket, baju kebanyakan, makanan satu plastik, sampai catokan pun dibawa! (eh, bercanda cyinnn). Tapi dari waktu ke waktu, berdasarkan pengalaman barang yang dibawa semakin sedikit, kenapa? karena semakin lama semakin sadar kalo hanya ada beberapa barang ataupun aksesoris yang wajib dibawa saat bepergian. Mau tau apa aja? cek list dibawah ini ya guys.

1. Tas Backpack
Tas Backpack (Sumber)
Yang pertama tentunya tas. Sebagai pejalan ala ala backpacker, pastinya wajib membawa tas backpack, karena dengan pake tas backpack, kita lebih fleksibel dalam bepergian, mengingat backpacker kan harus naik turun kendaraan mulai dari angkot, becak, kapal, kereta, paling ribet sih naik angkot, pake backpack aja kadang ribet kalo angkotnya penuh (harus meluk tas backpack sambil sempit-sempitan sama ibu ibu) hahaha. Saya biasanya cuman pakai tas backpack ukuran 25-38 liter, tergantung berapa hari perjalanan, tapi mostly lebih sering pakai 25 liter karena paling cuman bawa baju 3-5, dan alat mandi aja. Kalo sampai seminggu lebih pun, pakai sistem pake-cuci-kering-pake :D
2. Kamera
Kamera (Sumber)
Kamera adalah aksesoris yang paling penting dibawa saat bepergian karena selama bepergian pasti kita bertemu dengan kejadian-kejadian menarik dan tempat-tempat eksotis yang wajib diabadikan. Kalo saya pribadi saya lebih suka bawa kamera pocket dibanding bawa kamera SLR, karena bawanya lebih praktis. Saya memakai kamera pocket yang mempunyai fitur wi-fi, jadi saat dapet foto bagus bisa langsung apdet cyin!
 
3. Handphone
Handphone (Sumber)
Ini juga merupakan aksesoris penting yang wajib dibawa saat bepergian, handphone. Handphone ini berguna untuk berbagai hal, bisa dipakai untuk memberikan kabar kepada keluarga dan kerabat, untuk mencari informasi suatu tempat, map, untuk mendengarkan musik biar ga bete, dan bisa juga untuk mengambil foto kalo gabawa kamera ataupun malas untuk mengambil kamera.
4. Topi
Topi (Sumber)
Topi berguna saat kita sedang di outdoor, misal pantai, atau sedang mengelilingi tempat-tempat wisata. Topi ini sebenarnya opsional, saya sendiri jarang memakai topi, berhubung kulit saya udah eksotis gini, ya dibiarin eksotis aja lah ya :D 

5. Jam Tangan
Jam Tangan (Sumber)
Satu lagi aksesoris yang wajib dibawa, yaitu jam tangan. Jam tangan ini bisa sangat berguna, karena dalam bepergian ke suatu tempat, kita pasti punya rencana dan timeline yang perlu disesuikan, terutama dengan jadwal keberangkatan transportasi, kalo ketinggalan bisa berabe deh :D Jaman sekarang, model jam tangan bervariasi dan keren-keren, kalo saya sendiri lebih suka jam tangan Casio selain modelnya keren harganya pun ramah untuk para backpacker, kalo kalian mau liat model-model jam tangan Casio kalian bisa liat di Zalora, banyak model-model jam tangan Casio keren di Zalora, coba cek deh :D

Itulah 5 aksesoris yang wajib dibawa saat traveling, saya selalu bawa 5 aksesoris tersebut saat traveling, kalo yang lainnya paling bawa makanan, tempat minum, duit, dan perintilan-perintilan lainnya. Tapi balik lagi ke diri masing-masing, semua tergantung kebutuhan dan selera karena setiap orang kebutuhannya berbeda-beda. Selamat berpetualang mbolang!

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

Mudahnya Bikin SIM Internasional, 15 Menit Jadi!Ala Backpacker

SIM Internasional
SIM Internasional
Traveling dengan segala persiapan merupakan hal yang perlu diperhatikan agar traveling kita aman dan tidak mengalami banyak kesulitan. Selain perlengkapan seperti baju, kamera, backpack dan lain-lain, traveler pun wajib mempersiapkan dokumen-dokumen agar tidak terjadi masalah saat melakukan perjalanan. Khususnya traveler yang sering keluar negeri, ada kalanya dimana mereka mempunyai kesempatan atau harus mengendarai kendaraan, contohnya seperti roadtrip di Australia atau berkendara di Malaysia yang membutuhkan license berkendara atau surat ijin mengemudi internasional.



Karena saya akan bekerja dan berlibur WHV di Australia selama 1 tahun. Saya membuat surat ijin mengemudi internasional, karena membuat SIM Internasional ini lebih cepat dan praktis dibanding membuat SIM di negara itu sendiri yang membutuhkan waktu yang lama. Disini saya akan memberikan review dan pengalaman saya selama membuat SIM Internasional yang prosesnya tidak lebih dari 15 menit! *sujudsukur

Kategori Golongan SIM Internasional

Untuk SIM Internasional ini terdiri dari 5 golongan. Untuk pembuatan SIM Internasional ini sendiri disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan. Umumnya pembuatan SIM Internasional ini menggunakan golongan A untuk motor dan B untuk mobil. Berikut beberapa golongan SIM Internasional:

A. Sepeda motor dengan atau tanpa gandengan, kendaraan khusus untuk orang cacat dan kendaraan bermotor roda tiga dengan berat kosong tidak lebih dari 400 kilogram (900 lbs).

B. Kendaraan bermotor selain kategori A, dengan massa maksimum yang diperbolehkan 3.500 kg. Memiliki tidak lebih dari delapan kursi penumpang selain kursi pengemudi.

C. Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut barang dengan massa maksimum yang diizinkan lebih dari 3.500 kg (7.700 lbs). Kendaraan jenis ini boleh menarik trailer ringan.

D. Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut penumpang dengan memiliki tidak lebih dari delapan kursi selain kursi pengemudi.

E. Kombinasi dari kendaraan yang kendaraan utamanya ada di dalam kategori-kategori yang pengemudi diberikan izin mengemudi (B dan/atau C dan/atau D), tetapi tidak termasuk dalam kategori yang telah ditentukan.

Dokumen yang Diperlukan Untuk Membuat SIM Internasional

Untuk membuat SIM Internasional ini tidak membutuhkan dokumen yang banyak. Hanya ada 6 dokumen yang harus dipersiapkan sebelum menuju Korlantas Polri tempat pembuatan SIM Internasional ini, yaitu sebagai berikut:

  1. KTP Asli dan Foto copy
  2. Paspor Asli dan Foto copy
  3. SIM A/C yang masih berlaku berserta foto copynya.
  4. KITAP Asli dan Foto copy (Khusus untuk Warga Negara Asing)
  5. Materai Rp 6.000 1 lembar
  6. Pas foto 4 x 6 terbaru sebanyak 3 lembar (untuk laki berdasi dan untuk wanita menggunakan blazer).

Biaya Pembuatan SIM Internasional

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kepolisian RI, untuk mengurus SIM Internasional baru dikenakan biaya Rp 250.000 dan perpanjangan SIM Internasional sebesar Rp 225.000.

Lokasi dan Prosedur Pembuatan SIM Internasional

Lokasi pembuatan SIM Internasional
Setelah dokumen diatas telah dilengkapi, kalian berarti sudah siap untuk membuat SIM Internasional *yeay. Untuk pembuatan SIM Internasional ini lokasinya berada di Jl. Letjen Haryono MT Kav 37-38 Gedung Korlantas Polri Jakarta, untuk yang berdomisili di luar Jakarta saya kurang tahu apa bisa dibuat di kota masing-masing atau bagaimana, kalo ada yang tahu minta tambahannya ya :) Berikut juga prosedur yang dilakukan dalam pembuatan SIM Internasional ini:

  1. Datang ke alamat Jl. Letjen Haryono MT Kav 37-38 Gedung Korlantas Polri Jakarta. Setelah masuk nanti ada tulisan "pelayanan SIM Internasional", tinggal ikuti dan masuk ke gedung tersebut.
  2. Lalu ambil nomor antrian yang berada di sebelah kanan pintu masuk.
  3. Apabila nomer antrianmu sudah dipanggil, masuk ke ruangan tersebut. Nanti ada 3 petugas dari Polri yang akan memverifikasi dokumen dan kalian isi 2 form yang isinya nama, tempat tinggal, nomor paspor, nomor KTP dan lain-lain.
  4. Setelah isi form dan verifikasi dokumen, bayar sebesar Rp 250.000 untuk pembuatan SIM Internasional yang baru dan Rp 225.000 untuk perpanjangan.
  5. Setelah bayar, tinggal pengambilan foto dan sidik jari. Lalu SIM Internasional diberikan, prosesnya pun selesai tidak lebih dari 15 menit.
Sangat bersyukur sekaligus senang karena mengalami pengalaman baik saat pembuatan SIM Internasional di Indonesia yang biasanya birokasi seperti ini yang selalu dipersulit dan membutuhkan uang dan waktu yang banyak. Semoga suatu saat nanti, semua birokasi di Indonesia bisa lebih baik lagi minimal dimudahkan seperti pembuatan SIM Internasional ini. Selamat mencoba guys!

Prosedur pembuatan SIM Internasional

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

(WHV) Bekerja dan Berlibur ke Australia? Siapa Takut!Ala Backpacker

Australia (Sumber)
Siapa yang tidak mau mengunjungi negeri yang mempunyai maskot "kangguru" ini? Ya, Australia. Australia adalah salah satu negara yang mempunyai tingkat kesejahteraan dan ekonomi yang paling tinggi di dunia, selain itu juga Australia mempunyai keindahan alam yang tiada habisnya karena mengingat luas negara ini pun sangat luas. Selain itu, negara ini adalah negara maju yang paling dekat dengan Indonesia, maka dari itu tidak heran kalo banyak masyarakat Indonesia yang mempunyai mimpi ingin berkunjung kesana bahkan bekerja disana, termasuk saya salah satunya :D

Dari semenjak di bangku SMA, saya sering bermimpi suatu saat saya bakal mengunjungi negara ini, bagaimanapun caranya. Tapi, tertelan oleh zaman dan kenyataan, mimpi itu pun mulai hilang karena ketidakmungkinan. Saya ga pinter jadi gamungkin dapet beasiswa, saya bukan orang kaya jadi gamungkin seenaknya liburan kesana, mimpi itu pun sempat hilang bahkan dilupakan beberapa tahun kebelakang. Tapi, secercah harapan muncul lagi ketika saya memulai hobi traveling semenjak kuliah dan bertemu dengan orang-orang hebat di perjalanan dan di sekitar saya. Saya menemukan informasi tentang Visa Work and Holiday Australia (WHV), apa itu visa Work and Holiday?


Jadi visa WHV ini adalah visa yang memperbolehkan pemegang visa untuk bepergian dan bekerja di Australia selama 1 tahun! Betapa asiknya berpetualang di negeri kangguru ini, bisa bekerja juga untuk mendanai perjalanan kita lagi! :D Memang WHV ini merupakan program pertukaran budaya antara pemerintah Indonesia dan Australia, namun setiap pemegang visa ini pun mempunyai bermacam tujuan, ada yang memang untuk berkeliling Australia, ada yang kerja untuk menabung, malah ada juga yang niatnya cari jodoh #eh #tapibener :)) Kuota visa ini terbatas setiap tahunnya, yaitu 1000 orang, kuota ini direset setiap bulan Juli. Tapi kuota tersebut biasanya masih tersisa di akhir-akhir mendekati periode reset kuota, entah ga banyak yang tau tentang visa ini atau entah kenapa.

Untuk mendapatkan visa WHV ini ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan, karena untuk mendapatkan visa ini bukan perkara mudah, mental, fisik, uang dan kesabaran sangat diuji selama proses mendapatkan visa ini, saya mendapatkan visa ini selama 5 bulan loh! maka dari itu persyaratan ini harus sangat diperhatikan agar di tengah jalan tidak terjadi kendala atau malah gagal lanjut ke proses selanjutnya karena persyaratan yang kurang atau tidak sesuai. Berikut persyaratan umum untuk membuat visa Work and Holiday Australia:

  1. Berusia 18-30 tahun saat pengajuan visa. Jadi, pastikan umur kamu berusia 18-30 tahun saat mengajukan visa, baik di Imigrasi saat mengajukan surat rekomendasi dan di AVAC saat mengajukan visa (nanti akan dijelaskan lebih lanjut mengenai prosesnya di akhir artikel).
  2. Memiliki kualifikasi setingkat dengan perguruan tinggi, atau telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi selama minimal 2 tahun. Jadi untuk mendapatkan visa ini kita membutuhkan ijazah kuliah atau keterangan dari kampus bahwa kalian sudah melakukan kegiatan perkuliahan selama minimal 2 tahun, ga boleh kurang.
  3. Belum pernah mengikuti program WHV ini sebelumnya. Visa WHV ini memang diperuntukan 1 kali seumur hidup, jadi untuk yang sudah pernah memegang visa ini dipastikan tidak bisa mendapatkannya lagi. Kesempatan yang sungguh langka sodara-sodara!
  4. Memiliki paspor yang berlaku tidak kurang dari 12 bulan. Ini sudah jelas kalo kita minimal punya paspor minimal 12 bulan karena kita bakal ada di Australia selama 1 tahun.
  5. Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris sekurang-kurangnya tingkat fungsional. Seengganya bisa berbicara bahasa Inggris dan pede untuk survive hidup di Australia. Ada beberapa persyaratan yang sesuai untuk poin ini, nanti dijelaskan di artikel selanjutnya, link ada dibawah.
  6. Tidak disertai oleh anak-anak di bawah umur. Pasangan suami istri masih bisa apply visa ini, tapi tidak bisa membawa anak-anaknya, lebih baik yang belum mempunyai anak.
  7. Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi-pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia. Memiliki uang tabungan sebesar minimal AUD 5000 atau sekitar Rp 50.000.000 di rekening pribadi atau orang tua. Yang belum punya uang sebesar itu, kita bisa pinjem sana-sini sama teman, sodara, atau kenalan lain yang bisa membantu.
  8. Surat rekomendasi dari Ditjen Imigrasi. Untuk mengajukan visa WHV ini kita perlu mendapatkan surat rekomendasi dari Ditjen Imigrasi, untuk caranya nanti dijelaskan dibawah.

Sebenarnya syaratnya terbilang cukup mudah, tinggal usaha pasti ada jalan kok :) Namun, proses mendapatkan visa ini lumayan panjang karena harus ada beberapa step yang dilewati, berikut step-step yang harus dilalui:
  1. Daftar online di website Ditjen Imigrasi (klik disini untuk penjelasan lebih lengkap). Untuk memulai perjuangan mendapatkan visa WHV, kalian bisa mendaftar secara online di web Imigrasi yaitu imigrasi.go.id, ada beberapa persyaratan seperti nomor paspor, score IELTS, dan jumlah dana tersimpan yang dibutuhkan untuk mengisi form tersebut.
  2. Mendapatkan Surat Rekomendasi dari Ditjen Imigrasi (klik disini untuk penjelasan lebih lengkap). Setelah daftar online nanti kalian akan mendapatkan jadwal wawancara yang tertera di website Imigrasi yang biasanya di update 2 minggu sekali, lalu melakukan wawancara dan verifikasi dokumen di Jakarta, dan apabila lulus kalian akan mendapatkan surat rekomendasi tersebut.
  3. Mengajukan visa di AVAC (klik disini untuk penjelasan lebih lengkap). Setelah mendapatkan surat rekomendasi (surat sakti) dari Ditjen Imigrasi, kalian sudah bisa mengajukan visa di AVAC. AVAC adalah kantor perwakilan yang ditunjuk oleh Kedutaan Australia untuk urusan visa. AVAC ini hanya terdapat di Jakarta dan Bali. Proses pengajuan di kantor AVAC sendiri tidak lebih dari 15 menit.
  4. Cek Kesehatan/Medical Check-Up di RS yang sudah ditunjuk dan Visa Granted (klik disini untuk penjelasan lebih lengkap). Setelah mengajukan visa di AVAC, selanjutnya kita akan mendapatkan nomor HAP ID yang digunakan untuk medical check up atau cek kesehatan di RS yang telah ditunjuk oleh Kedutaan Australia. Selang beberapa hari setelah medical check-up, biasanya akan mendapatkan e-mail bahwa visa telah granted.

Dari pengalaman saya selama mengurus visa WHV ini yang paling terpenting adalah usaha dan sabar. Dari mulai daftar online sampai visa granted saya membutuhkan waktu selama 5 bulan, dan persiapan sekitar 3 bulan. Sebelum mendaftar visa ini saya pergi ke kampung inggris di Pare, Kediri untuk meningkatkan skill english dan belajar TOEFL untuk tes di ITB, saya pun pinjam dana tersebut dari orang tua, memberi penjelasan ke orang tua mengenai visa ini dan apa yang bakal saya lakukan nanti, sabar di PHP-in oleh imigrasi selama 3 bulan menunggu jadwal wawancara, pokoknya untuk mendapatkan visa ini butuh mental, kesabaran dan usaha yang keras :) alhamdulillah visa saya sudah granted bulan Juli kemarin dan bersiap berangkat ke Australia bulan September menuju Brisbane. Doakan saya ya! Untuk mengikuti perjalanan saya follow Twitter saya -> @irhamfaridh karena saya bakal share perjalanan dan pengalaman saya di Australia menggunakan hashtag #1yearinOZ, melanjutkan senior WHV warrior sebelumnya kak Mariza hehe.

Timeline Mendapatkan Work and Holiday Visa Australia
  • Daftar online di Ditjen Imigrasi: 4 Februari 2015
  • Wawancara di Ditjen Imigrasi: 6 Mei 2015
  • Dapat Surat Rekomendasi: 25 Juni 2015
  • Mengajukan visa di AVAC: 1 Juli 2015
  • Mendapatkan HAP ID untuk Med-Check: 10 Juli 2015
  • Tes Kesehatan: 12 Juli 2015
  • Visa Granted: 14 Juli 2015

WHV Indonesia tagline "a new challenge, a new adventure" :)
Untuk mendapatkan informasi-informasi lainnya seputar WHV (Work and Holiday Visa) Australia, kalian bisa gabung di grup Facebook para WHV Warrior dari Indonesia, (disini). Banyak informasi dan tips-tips dari kaka-kaka yang sudah berpengalaman dan juga sering ada meet-up untuk menambah teman dan menambah infomasi mengenai WHV ini :)

Selamat mencoba yah anak muda Indonesia!

Buat yang ingin tahu alasan saya kenapa ikut WHV di Australia ini klik DISINI

Travel, Love & Be Happy!
I'm a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! Untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya bisa follow Twitter @irhamfaridh atau add Facebooknya Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia follow Instagramnya @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! ;)

    Pikavia, Solusi Tepat Bagi Traveler Untuk Cari Paket WisataAla Backpacker

    Untuk para traveler, kadang ada kalanya dimana saat kita ingin pergi ke suatu tempat tetapi bingung mau kemana ataupun bingung kesana dengan siapa karena teman harkos melulu, atau ada juga traveler yang pengen lagi nyantai, semua beres diurusin, tinggal menikmati liburannya dengan tenang. Ada kabar bahagia untuk kita semua! Kulit manggis ada ekstraknya! (Basi), lanjuuutttt.... Kini, Pikavia hadir sebagai marketplace yang mempertemukan para traveler dan para tour operator wisata di seluruh Indonesia. Pikavia menjadi wadah bagi para tour operator untuk mengiklankan paket wisatanya kepada para traveler. Jadi para traveler yang ingin mencari paket wisata ke tujuan manapun bisa mencarinya di Pikavia :D

    Pikavia
    Stop Waiting! (Pikavia)
    Di Pikavia ini kalian akan menemukan banyak sekali tour-tour yang seru dari ratusan tour operator seluruh Indonesia (serius banyak banget, lengkap pokoknya!). Banyak paket menuju wisata-wisata favorit di Indonesia, bukan hanya Indonesia saja loh, bahkan luar negeri pun banyak! Jadi, kalian mau kemana pun, tinggal buka Pikavia.com, cari tour atau paket wisata yang cocok dengan seleramu :D


    Bali? Lombok? Derawan? Dieng? Belitung? Bromo?, bikin ngiler yah :')

    Luar negeri? Sampe Korea pun ada!
    Jadi, tenang mau kemana pun, trip yang seperti apapun, kalian tinggal cari di Pikavia, pasti banyak dan kalian tinggal pilih tour operator yang memiliki budget yang sesuai dengan seleramu dan gaya travelingmu, karena setiap tour operator pasti menawarkan harga yang berbeda dengan itinerary, tempat wisata dan fasilitas yang berbeda pula. Masih bingung juga? Jangan khawatir, Pikavia memberikan juga kemudahan bagi kalian yang super galau atau juga kepada kalian yang mempuyai selera sendiri. Di Pikavia ini para traveler bukan hanya bisa mencari paket wisatanya saja, tetapi lengkap dengan waktu dan harganya pula! Jadi kalian bisa mencari paket wisata yang sesuai dengan budget dan waktu yang kalian inginkan. Praktis!

    Kalian bisa cari paket wisata yang sesuai (Kemana? Kapan? dan Budget Kalian)
    Selain menawarkan fitur untuk mencari paket-paket wisata dari berbagai tour operator di Indonesia, Pikavia juga menyediakan fitur "custom trip"! Apa itu? Jadi buat kalian yang berencana pergi ke suatu tempat dengan teman-teman, kalian bisa menggunakan fitur ini. Dalam fitur ini, tour yang akan dijalankan akan disesuaikan dengan apa yang diminta oleh kalian, mulai dari tempat wisata, budget, dan waktunya, wow! Custom trip ini juga cocok untuk para wirausaha atau management perusahaan untuk mengadakan trip bareng dengan karyawan ataupun pegawainya, karena dengan fitur ini segalanya akan diatur sedemikian rupa berdasarkan request yang diminta oleh customer :)

    Buat tripmu sendiri, asyik :D
    Segala kemudahan diberikan oleh Pikavia, mulai dari cara menemukan paket wisata dari berbagai tour operator sampai membuat paket sendiri yang disesuaikan oleh selera masing-masing. Sungguh marketplace yang menawarkan fitur yang menarik dan useful banget! Selain itu juga cara pembayarannya aman, karena semua pembayaran dilakukan via Pikavia bukan ke tour operator. Aman, cepat, dan praktis :) Yuk, buat kalian yang lagi mau jalan dan refreshing dari kesibukan sehari-hari, coba cari paket wisata yang sesuai dengan seleramu di Pikavia :D

    Stop waiting! :p
    Travel, Love & Be Happy!
    I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

    Traveling, Hobi Terbaik Yang Bukan Sekedar Jalan-JalanAla Backpacker

    Source: Google
    Ada yang bilang, traveling itu hambur-hambur uang. Ada yang bilang, traveling itu cuman ajang pamer-pameran. Ada yang bilang, traveling itu cuman habisin waktu saja. Memang niat tiap orang itu berbeda, bagaimana pribadi masing-masing menyikapinya seperti apa. Ada yang melakukan traveling hanya untuk kabur dari rutinitas, ada yang hanya ingin merilekskan pikiran, ada yang traveling untuk mencari inspirasi, bahkan ada yang melakukan traveling hanya agar mengikuti tren (ada). Jujur saja, pada awalnya saya terjun ke hobi traveling ini berawal dari tren "traveling" yang pada saat itu sedang booming di anak-anak muda. Setelah menekuni banyak hobi sebelumnya mulai dari Skateboarding, Fingerboarding, bahkan Touring (dulu sempet jadi bikers), pada waktu itu saya dan Lylis penasaran dan mencoba memulai perjalanan keluar kota, menuju tempat-tempat wisata hits, dan pastinya upload foto ga ketinggalan. Tapi seiring waktu berjalan, 3 tahun hobi ini telah saya tekuni dan saya jalani, ternyata makna dari "traveling" sendiri itu lebih luas dari yang saya bayangkan sebelumnya. Bukan hanya kegiatan untuk mencapai suatu tempat, bukan hanya kegiatan seru-seruan, dan bukan hanya sebuah "jalan-jalan".


    Traveling itu bagi saya bukan hanya kesenangan semata saat perjalanan, tetapi perjalanan itulah yang memberikan pengalaman hidup paling berharga dalam hidup saya. Dari perjalanan itulah saya mendapatkan pengalaman dari apa yang terjadi saat perjalanan, mulai dari saat berkomunikasi dengan orang lain "stranger" di transportasi umum, berdiskusi dengan orang lain dari daerah bahkan negara berbeda dengan perspektif masing-masing dalam diri kita, melihat kehidupan warga lokal yang berbeda dengan kampung halaman kita, bahkan secara tidak sadar mengatur itenerary, memilih keputusan, bertanya, bernegosisasi, kehilangan barang, ketinggalan transportasi saat perjalanan pun memberikan pengalaman yang sangat berharga!

    Ternyata "Traveling" adalah salah satu perintah juga dari Allah (Islam)


    Ada banyak ayat dalam Al-Qur'an yang menginspirasi para pendahulu kita melakukan perjalanan jauh, contohnya ayat 15 surat Al-Mulk, �Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.�. Menurut Sahal, ayat ini adalah petunjuk bahwa Allah mendorong kita untuk berusaha semaksimal mungkin dalam bekerja. �Allah tidak membatasi kita dalam mencari penghasilan. Silakan melakukan perjalanan sejauh mungkin untuk mencari penghidupan, berbisnis.�. Traveling bukan hanya jalan-jalan, bekerja di tanah perantauan pun itu termasuk traveling. Jangan ragu untuk berkelana, merantau, dan mencari penghidupan di tanah orang, karena dibalik itu semua terdapat banyak ilmu yang akan didapatkan. Selain itu, dengan traveling melihat dunia dan alam-alam ciptaan Tuhan, semakin membuat kita merasakan bahwa dunia itu luas dan betapa indahnya ciptaan-ciptaan Tuhan.

    Traveling membuat kita sadar bahwa setiap orang punya perspektif yang berbeda


    Banyak orang yang hanya bisa menilai sesuatu dari perspektif dirinya saja, mau itu positif ataupun negatif. Dari traveling ini saya menjadi sadar bahwa dunia itu sangat luas, dipisahkan menjadi jutaan pulau, ribuan budaya, ratusan negara dan bahkan di satu wilayah pun perspektif akan sesuatu hal setiap orangnya akan berbeda. Dari sinilah kita bisa belajar menghargai pendapat orang lain, menghargai pemikiran orang lain, bahkan menjadikan pemikiran orang lain menjadi inspirasi dalam pandangan kita. Indahnya perbedaan.

    Saat perjalanan kita akan menemui banyak kejutan-kejutan yang tak disangka

    Saat perjalanan kita akan menemui orang-orang yang tidak pernah kita kenal sebelumnya, kita akan masuk ke wilayah orang lain yang memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda, dan akan menemukan hal yang tak disangka sebelumnya. Saya pernah berbicara dengan bapak-bapak tua di kereta, kita berbicara sampai larut, dan diakhir pembicaraan beliau memberikan saya nasihat yang tak disangka.
    Ada 3 hal yang akan membuat kau bahagia selamanya. 1, bersedekah. 2, bersyukur. 3, bahagiakanlah bidadarimu (anak, ibu, istri).
    Ada pun saat perjalanan backpacker ke Lombok, saya sedang melakukan perjalanan ke Tanjung Aan tapi tak kunjung menemukan pantainya, alhasil saya pun random memilih jalan dan menemukan pantai yang belum pernah saya ketahui (dari survey sebelum berangkat) dan pantai nya secantik ini!


    Traveling membuat diri kita dikelilingi energi positif 


    Saat traveling, rasanya hati selalu selalu bahagia. Saat perjalanan pun kita bertemu dengan orang-orang baru dan kita mempercayainya tanpa memandang siapa dia. Dari sifat positive thinking itu diharapkan bisa ditularkan juga ke kehidupan kita mulai dari pekerjaan, kebiasaan sehari-hari, untuk selalu menjaga energi positif di dalam diri kita.

    Traveling membuat kita mengenali arti kebahagiaan dan bersyukur


    Disaat perjalanan dan melakukan traveling, kadang kita tidak berfikir berapakah jumlah uang kita, yang terpenting adalah apa yang kita dapat. Dari sini saya menjadi sadar bahwa uang hanyalah alat, alat untuk membeli kebahagiaan, dan belum tentu ada uang pun bisa mendapatkan kebahagiaan. Memang masing-masing pribadi mempunyai kebahagiaannya masing-masing, namun untuk saya  kebahagiaan paling sempurna adalah ketika kita bersyukur, bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita, termasuk pantai-pantai, gunung-gunung cantik disekitar kita.
    Ini hanya pandangan saya saja, setiap orang punya pandangan masing-masing. Hanya untuk sharing, curhat, dan memberi inspirasi siapa tau ada yang baca dan terinspirasi oleh perjalanan saya ini. Thanks for reading!  Selamat melakukan perjalanan di bumi ini dan jangan lupa mensyukurinya :D

    Travel, Love & Be Happy!
    I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

    10 Tempat Wisata Di Pulau Jawa Untuk Traveler PemulaAla Backpacker

    Damn! I Love Indonesia
    Damn! I Love Indonesia
    Indonesia, sebuah negara yang terletak di garis khatulistiwa, negara yang mempunyai sumber daya alam yang sangat banyak, negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, dan negara yang mempunyai keberagaman budaya serta bahasa. Selagi kita masih muda, sayang sekali kalo kita belum mengenal lebih luas betapa indahnya dan beragamnya negeri kita tercinta ini, minimal dimulai dari daerah-daerah atau kota-kota terdekat dulu. Pulau Jawa, pulau yang diduduki oleh kota-kota besar, namun banyak juga tempat-tempat wisata yang dapat kita kunjungi, nikmati, terawang, dan diraba *salahfokus :)) Selain banyak tempat menarik untuk ber-selfie, Pulau Jawa pun sudah punya sistem transportasi yang dapat dibilang lebih lengkap dibanding pulau-pulau lainnya jadi mudah untuk mencapai suatu daerah, sinyalnya pun oke untuk update selfie-annya, jadi bisa dibilang Pulau Jawa ini cocok bangeudh lah untuk kakak-kakak yang istilah trendy nya "traveler pemula". Nah, kali ini saya bakal memberikan rekomendasi 10 tempat wisata terbaik di Pulau Jawa untuk traveler pemula, rekomendasi ini dibuat berdasarkan pengalaman saya selaku #TravelerPemula juga, da aku mah apa atuh.

    1. Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta

    Hutan Mangrove PIK
    Hutan Mangrove PIK
    Jangan kalian fikir Jakarta hanya punya monas dan mall-mall aja loh, ternyata ada tempat wisata alam hutan mangrove di daerah Jakarta Utara, tepatnya di daerah Pantai Indah Kapuk. Untuk mencapai hutan mangrove ini kita tinggal masuk aja ke daerah Pantai Indah Kapuk dan cari petunjuk arah ke "Wisata Alam PIK". Di dalam hutan mangrove ini ternyata fasilitasnya super lengkap, WC bersih, ada playground, water attraction, jalan setapak mengelilingi hutan mangrove, dan tentunya sinyal tetap lancar! :)) Harga pun ga terlalu mahal, hanya Rp 25.000/orang dan +dapat minuman zegar. Untuk yang kepo detailya hutan mangrove ini seperti apa, monggo klik cerita perjalanan saya disini.

    2. Kepulauan Seribu, Jakarta

    Pulau Pari
    Pulau Pari
    Sekitar 45 km sebelah utara Jakarta terdapat gugusan pulau-pulau yang dinamakan Kepulauan Seribu dengan luas 107.789 ha dan terdiri dari sekitar 150an pulau besar, kecil, berpenghuni, dan tidak berpenghuni. Ada banyak pulau disini yang digunakan sebagai tempat wisata, seperti Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Ayer, dan masih banyak lagi. Kegiatan snorkling, island hoping, bahkan water sport pun bisa dilakukan di pulau-pulau ini. Untuk mencapai pulau-pulau tersebut kita bisa berangkat melalui 3 pelabuhan, yaitu Muara Angke, Kali Adem (Muara Angke Baru), dan Marina tinggal disesuaikan dengan budget traveler. Sunsetnya keren-keren, ga kalah dengan sunset di Gili Terawangan ;)

    3. Desa Sawarna, Banten

    Pantai Legon Pari, Sawarna
    Pantai Legon Pari, Sawarna
    Desa yang terletak sekitar 7 jam dari Jakarta dan 8 jam dari Bandung ini mempunyai potensi alam yang sangat luar biasa. Di dalam satu daerah kita bisa explore gua, sungai, dan laut dengan jarak yang tidak begitu jauh. Penginapan di Desa Sawarna ini pun dekat dengan pemukiman warga, jadi selain menikmati alamnya, kita juga bisa berinteraksi dengan warga lokal dan mengenal kebudayaan lokal. Untuk mencapai Desa Sawarna ini, traveler bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, bahkan bisa menggunakan kendaraan umum seperti bis dan lanjut menggunakan mikrolet. Untuk yang suka surfing, disini pun bisa surfing bahkan saya lebih sering liat bule daripada orang lokal yang surfing disini. Desa Sawarna ini selalu bikin saya rindu, maka dari itu Desa Sawarna buat saya sudah menjadi Kampung Halaman Kedua.

    4. Pangandaran

    Pasir Putih, Pangandaran
    Pasir Putih, Pangandaran
    Siapa yang ga pernah dengar Pantai Pangandaran? Kalo kamu belum pernah kesana (khususnya orang Bandung atau Jakarta) berarti kalian kurang piknik :)) Pantai Pangandaran ini terletak di bagian Selatan Jawa Barat. Lama perjalanan dari Bandung sekitar 6 jam dengan jarak sekitar 200 km. Pantai Pangandaran ini menurut saya pantai yang paling turisable banget atau sangat memanjakan turis banget, karena semua fasilitas di Pangandaran ini sudah lengkap, hotel ada, restoran ada, cafe ada, pantai di depan, bar ada, internet lancar :)) Wisata di Pangandaran ini ada banyak pantai, taman suaka marga satwa, water sport, dan jangan lupa Green Canyon yang wajib kalian kunjungi, keyen! Pangandaran ini hampir mirip dengan Kuta di Bali, tapi bedanya di Pangandaran tidak seramai Kuta di Bali, kecuali hari liburan, mau berenang aja susah booo, lebih baik ke Pangandaran di saat bukan musim liburan, cek disini.

    5. Dataran Tinggi Dieng

    Puncak Sikunir, Dieng
    Puncak Sikunir, Dieng
    Cape naik gunung? Pengen liat lautan awan? Gausah cape cape daki gunung, datang aja ke Dataran Tinggi Dieng. Letaknya ada di perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara, sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Wonosobo. Ketinggian Dieng ini ada di ketinggian 2.600 mdpl, cuaca sejuk menjurus dingin (apalagi malem, selimut aja gacukup bray), banyak lokasi wisata seperti telaga, kawah, dan sunrise point seperti di Puncak Sikunir (15 menit sampai puncak) dan Puncak Gunung Prau (cuma trekking 2jam sampai puncak). Di Dieng ini kalian harus coba makanan khasnya yaitu mie ongklok yang enak banget dimakan saat cuaca dingin mmmmmm dan jangan lupa bawa oleh-oleh khas Dieng yaitu buah Carica, yang cuma ada di Dieng! Kalo kepo lagi tentang Dieng, silahkan klik disini.

    6. Yogyakarta

    Candi Borobudur
    Candi Borobudur
    Yogyakarta! Kota yang tak sebesar Jakarta ataupun Surabaya tapi punya budaya yang khas, potensi alam yang banyak di sekitarnya, warganya yang ramah, dan tentu harganya yang murah! Woohoo! Selain wisata di tengah kota seperti Keraton Yogyakarta, Taman Sari, dan Alun-alun Selatan, banyak wisata yang spektakuler di sekitar Yogyakarta sebut saja Gunung Kidul yang punya banyak Gua dan deretan pantai cantik, Pantai Parangtritis yang terkenal dengan mistisnya, Kulon Progo yang terdapat waduk yang terkenal buat poto ituloh, dan daerah Magelang dan Kali Urang yang terdapat banyak Candi, termasuk Candi Borobudur dan terdapat juga wisata Gunung Merapi. Untuk mencapai Yogyakarta banyak kereta berbagai kelas dari setiap kota di Jawa, bahkan saya dulu ke Yogyakarta cuma mengocek harga Rp 100.000 PP :)

    7. Karimun Jawa

    Tanjung Gelam (biar nampang sedikit hihi)
    Karimun Jawa, kepulauan yang sudah menjadi Taman Nasional, 2 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Kartini, Jepara. Karimun Jawa ini terdapat gugusan pulau-pulau cantik, ada yang berpenghuni dan tidak berpenghuni. Kebanyakan orang berpenghuni di Pulau Karimun Jawa, pulau ini pun dipakai wisatawan untuk menginap selama meng-explore kepulauan Karimun Jawa. Untuk meng-explore semua pulau sekitar, kita butuh menyewa kapal yang lebih murah kalo kita share dengan orang lain. Biasanya terdapat paket explore 2 hari mengelilingi sisi barat dan timur Pulau Karimun Jawa seperti Tanjung Gelam, Cemara Besar, Cemara Kecil, Pulau Menjangan dan Pulau Gosong. Penginapan disini ada yang berbentuk homestay, hotel, bahkan hotel bintang 5 pun ada tapi jarang. Untuk yang kulitnya gamau hitam disarankan jangan kesini, hitamnya permanen 2 bulan booo! tapi banyak spot-spot cantik buat selfie, mirip-mirip di Maldives lahhh, cek disini.

    8. Batu, Malang

    Batu Night Spectacular
    Batu Night Spectacular
    Kabupaten yang terletak 1 jam perjalanan dari Malang ini merupakan lokasi wisata yang bisa dibilang baru karena wisata-wisata di Batu ini baru nge-hits setelah munculnya Jatim Park dan Batu Night Spectacular. Cuaca disini sangat cocok untuk berjalan-jalan unyu karena cuacanya yang sejuk dan udara yang segar. Banyak penginapan-penginapan berbentuk homestay di sekitar tempat wisata dan lainnya jadi jangan khawatir ga dapet tempat untuk stay disana. Untuk menuju Batu bisa melalui Kediri lalu menggunakan bus atau melalui Malang lalu bisa naik taksi ataupun angkot. Ittenarary paling pas di Batu yaitu siangnya meng-explore Jatim Park dan malamnya mengunjungi Batu Night Spectacular karena banyak lampion-lampion disini, sungguh romantic!

    9. Surabaya

    Monumen Kapal Selam
    Monumen Kapal Selam
    Kota Surabaya ini secara umum hampir mirip dengan Kota Jakarta. Banyak gedung-gedung tinggi dan mall-mall khas kota metropolitan. Tapi banyak juga tempat-tempat wisata yang dapat dikunjungi disini seperti Jembatan Suramadu, Monumen Kapal Selam, Taman Bungkul, dan masih banyak lagi. Untuk menuju Surabaya banyak transportasi yang bisa digunakan, kereta, bis, dan pesawat juga bisa. Untuk penginapan banyak sekali hotel dan homestay bahkan hostel di sekitaran daerah Gubeng, karena lokasi yang strategis di tengah kota dan dekat dengan beberapa wisata di sekitar sana. Untuk meng-explore Surabaya kita bisa menyewa sepeda motor karena bisa lebih fleksibel dan terhindar dari macet ;)

    10. Bandung

    Tangkuban Perahu
    Tangkuban Perahu
    Bandung! My lovely city! Pernah dengar kalo Bandung diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum? Bandung dianugrahi alam yang luar biasa, banyak lokasi wisata di sekitar Bandung yang dapat memanjakan mata kita untuk bisa me-refresh otak. Di selatan ada wisata Pangalengan dan Ciwidey seperti Kawah Putih dan Situ Patengan, di utara ada wisata Lembang ada Tangkuban Perahu, Ciater, dan masih banyak lagi. Sekarang, dengan wali kota yang luar biasa, Kang Emil, di sekitar Kota Bandung pun kita bisa berwisata, seperti ke Alun-alun Kota Bandung yang sudah berpoles, Jalan Braga, dan wisata belanja di Dago ataupun di Riau. Kota Bandung ini terkenal juga dengan makanannya, cobain deh walaupun makanan di pinggir jalan, dijamin ga kalah dengan makanan resto atau cafe :)

    So, sudah siap untuk traveling ke semua Pulau Jawa? Jangan lupa tetap jaga kesehatan, selfie, dan update selfiannya ;) dan tetap juga harus waspada dari calo-calo dan kejahatan di sekitar, be safety, be fun, and be happy! Let's start traveling! 

    Travel, Love & Be Happy!
    I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

    Tulisan ini diikutsertakan dalam rangka blog competition yang diadakan oleh #TravelNBlog

    SOLO Traveler atau PARTNER Traveler?Ala Backpacker

    we-at-changi-airport.jpg


    Haummm menurut gue ini topik yang agak sensitif dan punya banyak alasan buat ngebela diri kalo ditanya lebih pilih mana apalagi bagi kalian wahai para traveller yang sudah berumur diatas 20 tahun (pfft..). Emang sih, baik Solo atau Partner traveller punya yey dan nay nya masing-masing. Tapi btw kalian masuk tipe yang mana? 

    SOLO Traveller

    Sumber: onedaykorea.com
    Solo traveller ini contoh para pelancong yang punya jiwa mandiri, berdikari, dan BIASANYA independen (re: jomblo). Biasanya para pecinta solo traveller, mereka punya pola pikir dan seni menikmati perjalanan yang mana hanya diri mereka saja yang tau jawabannya. Para solo traveller ini gak terlalu suka dengan banyak pola pikir atau mulut yang berbicara, mereka lebih suka let it go let it flow aja kemana aja sesuka kaki dan hati mereka melangkah. Menurut gue, solo traveller ini juga bisa lebih praktis masalah waktu, budget, dll selain itu mereka bisa melakukan apapun saat travelling kalau emang ada niat (secara gak ada yang ngomporin ini itu kaya partner traveller). Saran gue bagi kalian yang memutuskan untuk melakukan solo traveller ini apalagi buat kaum cewek, cobalah untuk belajar beberapa gerakan beladiri untuk keamanan dan kenyamanan kita dari tangan atau setan-setan yang terkutuk yang mengganggu kalian saat travelling nanti.

    PARTNER Traveller

    we at universal studio
    We're in Singapore
    Kalau partner traveller ini biasanya ditujukan bagi kalian para traveller yang takut akan kesendirian, kesepian, dan kedinginan. Hahaha tapi harus diketahui juga ya yang namanya partner traveller gak harus sama pacar aja boleh sama keluarga, gebetan, bahkan selingkuhan juga boleh ya senyamannya kalian ( ini bagian yang PALING PENTING kalau kalian pengen cari partner traveller). Kalo gue sih lebih pilih sama pacar hehe secara hati sama otak sudah menyatu. Travelling bareng partner kalian mengharuskan kerjasama tim dan penurunan sifat egois masing-masing individu karena namanya juga partner kan ada banyak pola pikir dan mulut yang berbicara jadi kalau partner kalian gak bisa diajak kerjasama mending bhaaaay aja deh. Asiknya lagi kalau partner traveller itu pas travelling kita bisa LEBIH AMAN, saling diskusi, cerita, seru-seruan, asik-asikan jadi ya kita gak akan jadi sapi ompong atau galau mendadak.

    Oke, kayaknya udah cukup nih sedikit ulasan tentang solo atau parter traveller. Jadi apapun pilihan kalian dalam melakukan perjalanan nanti, satu hal paling penting adalah jangan sampe pilihan kalian menghilangkan esensi dari travelling yang sebenernya yang mana menurut gue esensi travelling itu belajar sambil bermain. See you!

    Travel, Love, and Be Happy!
    I'm second writer here as Irham's Partner please follow my social media : Instagram @lylishermi, Twitter @lylishermi & like Facebook Lylis.