Tips Liburan Murah Di SingapuraAla Backpacker

Well, buat kalian yang suka traveling apalagi yang sering traveling pake cara backpacker, artikel ini akan membantu kalian untuk traveling keluar negeri, terutama negeri tetangga kita yang bisa dibilang lebih  maju dibanding Indonesia, yaitu Singapura. Singapura terkenal dengan sistem transportasinya yang lengkap dan berintegrasi antara transportasi satu dengan yang lainnya. Singapura juga terkenal dengan biaya hidupnya yang tinggi, alesan itulah yang kadang membuat traveler ciut atau takut lebih dulu untuk coba liburan kesana. Tapi tenang! ternyata Singapura itu ga terlalu menakutkan seperti yang kita kira, asalkan kita cerdik dan tetap pada prinsip hidup backpacker (re: pelit) hehehe

Disini saya bakal beri beberapa tips liburan murah di Singapore mulai dari transportasi, penginapan, tempat makan  dan tempat wisata pilihan (alias gratistissss):

1. Menuju ke kota menggunakan MRT dibanding pakai taxi/bus.


Changi Airport MRT Station
Sampai di Changi Airport coba lah melangkah ke MRT Station. Memang agak sulit untuk cari MRT ini. Kalian harus menuju ke terminal 2 dulu, kalau kalian turun di terminal 1 atau 3 kalian tinggal ikuti petunjuk aja ke arah terminal 1 atau 3 by SkyTrain. Sky Train ini gratis, berangkat setiap 6 menit sekali. Setelah kalian sampai di terminal 2 cobalah cari jalan keluar (Exit), menuju arah Immigration. Kalo dari arah keluar SkyTrain coba terus ambil arah kanan, jalan sampai ujung, nanti kalian bakal nemuin tulisan (Exit) atau (Immigration). Setelah melewati Imigrasi, ikuti arah petunjuk ke MRT Station dan menuju Ticket Office untuk beli tiket MRT. Lebih murah dan efektif beli tiket STP atau Singapore Tourist Pass yang bakal dijelasin di poin berikutnya.

2. Beli tiket STP (Singapore Tourist Pass), tiket semacam EZ-Link untuk turis


Singapore Tourist Pass
Macam tiket transportasi di Singapura ada bermacam-macam, ada  EZ-Link, STP, dan Single Ticket. Untuk EZ-Link biasanya dipakai sama warga Singapura untuk menggunakan transportasi mulai dari MRT dan Bus. EZ-Link ini sistemnya deposit dan saldo yang ada di kartunya akan berkurang ketika dipakai dan bisa di isi ulang. Berbeda dengan STP, STP ini khusus turis yang sedang berkunjung ke Singapura dan hanya dibeli satu kali. Harganya mulai dari $10 untuk 1 hari dan $16 untuk 2 hari, sudah termasuk $10 harga deposit yang bisa diambil lagi ketika kartunya dibalikan nanti, harga ini bisa dibilang murah dibanding pakai EZ-Link yang satu rute bisa abis $2 (Di Singapore, yakin mau diem aja di hotel terus ga kemana mana? :D. Keuntungan pake STP ini kita bisa sepuasnya kemanapun pakai bis dan MRT. Mau lu 20 kali bulak balik, salto di bus berpuluh-puluh kali, ga masalah tinggal tap-tap aja di gerbang masuk dan keluar, murah dan efektif bukan? :D

3. Ambil hostel di daerah Little India


Society Backpackers Hostel di Little India
Kenapa Little India? karena daerah ini terkenal dengan harga-harga yang murah. Saya waktu itu menginap di Society Backpackers Hostel di daerah Little India, di Jalan Besar, cuman seharga $12/night. Kamarnya bersih, kamar mandi enak, ber-AC, ownernya ramah, 500m dari Lavender MRT Station. Selain itu, dekat daerah sini banyak tempat makan yang harganya murah! Budget saya selama disini $8 sekali makan, tapi saya nemu tempat makan di daerah sini cuma $2,5! udah sama ayam dan sambelnya nikmat!

Nasi Lemak di Little India

4. Pergilah ke tempat wisata yang murah (actually gratististis)


Salah satu spot di perjalanan menuju Merlion Park
Salah satu cara biar liburanmu di Singapura ga terlalu makan budget yaitu kita bisa mengunjungi tempat-tempat wisata gratis, karena di Singapura banyak sekali tempat wisata-wisata gratis loh. Mulai dari Merlion Park (bisa foto  dengan backgroud Marina Bay Sands, Esplanade, dan Patung Singapura yang terkenal itu), Orchard Road (liat-liat aja hiks), Clarke Quay (menikmati sungai di malam hari dengan gemerlap lampu), Sentosa Island (liat-liat lagi juga, hiks). Seputar Sentosa Island, kalian bisa menuju MRT Station Waterfront, terus naik Sentosa Express bayar $4 untuk bulak balik. Disana bisa foto di depan tulisan Universal Studio juga (iya, foto aja, iya).

5. Bawa tempat minum dari rumah!


Tap Water di Singapore (sumber: elviesukrisni.wordpress.com)
Kenapa harus bawa tempat minum  dari rumah? karena  di Singapore banyak Tap Water di segala penjuru kota. Tap Water ini seperti keran, dan airnya bisa langsung diminum. Kalo kita bawa tempat minum dari rumah, lumayan bisa menghemat pengeluaran mengingat beli minum disini bisa menghabiskan $1-$2 (kecil sih, tapi ya namanya pelit gimana lagi), belum kalo minuman soda bisa sampe $3 boooo.

Sekian tips-tips liburan hemat di Singapura dari saya, semoga bermanfaat :D ingaaaaa, pelit saat perjalanan boleh, pelit hanya dalam soal pertimbangan membeli keperluan sesuatu, tapi tetap harus saling memberi :D

Untuk cerita lengkapnya bisa di cek disini. 

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

Backpacker ke Singapore dan Kuala Lumpur! (Cerita, Tips, & Budget)Ala Backpacker


6 Mei 2015, menjadi hari dimana menjadi pengalaman pertama saya pergi keluar negeri. Bermodalkan tiket yang dibeli tahun lalu dan modal nekat. Pergilah saya dengan Lylis (my girlfriend). Kita cuma bawa sekitar $100 dan RM 175 per orang, kalo ditotal mungkin sekitar 1,5 juta rupiah untuk makan, transportasi, dan lain-lain selama trip. Start perjalanan dimulai dari Bandung, tentunya dari Bandara Hussein Sastranegara. Take off pesawat sekitar jam 2 sore waktu Indonesia dan ternyata sampai di Bandara Changi Singapura jam 5 sore waktu Singapura, lebih 1 jam dari ittenary yang udah ditentuin. But no worries, kita ga tergantung ittenary jalani saja, biarkan mengalir~

Bandara Changi Airport
Salah satu sudut Bandara Changi
Kita keluar dr terminal 3 dan selanjutnya kita harus menuju terminal 2, karena kita akan memakai MRT (Mass Rapid Transport) yang cuma ada di terminal 2, kita memilih MRT karena pakai transport ini lebih murah ketimbang pakai bus apalagi taksi dari bandara. Setelah lihat peta di salah satu sudut bandara, letak terminal 3 ke terminal 2 ternyata jauh pisannn. Setelah tanya-tanya petugas bandara, ternyata dari bandara 3 ke bandara 2 kita bisa pake Sky Train, harganya? gretong! alias gratis!
Perjalanan dari terminal 3 ke terminal 2 menggunakan Sky Train tidak lebih dari 10 menit. Setelah itu pergilah ke pojok sebelah kanan bandara ke arah keluar dan harus melewati bagian imigrasi dari Singapura. Disitu cek paspor dan ditanya sedikit tentang mau ngapain di Singapura dan berapa lama di Singapura. Setelah itu pergilah kita ke MRT Station bandara, dan beli STP (Singapore Tourist Pass). STP ini adalah kartu yang bisa kita pakai untuk memakai MRT dan bis di Singapura sepuasnya yang berlaku sampai pukul 00.00 pada hari saat beli STP itu. STP ini harganya $20 untuk 1 hari dan $26 untuk 2 hari, itu udah termasuk $10 deposit yang bisa kita ambil lagi setelah mengembalikan STP card tersebut.

Singapore Tourist Pass
Singapore Tourist Pass
Dari Changi Airport kita naik MRT menuju Little India Station, MRT Station terdekat menuju hostel kita di daerah Little India. Tapi ternyata hostel kita itu jauh dari Little India Station, tersesat lah kita selama 1 jam di daerah situ. Setelah sampai hostel, kita simpan tas dan keluar lagi menuju Merlion Park. FYI, kita tinggal di Society Backpacker Hostel, penjaganya ramah, tempatnya bersih dan ber-AC, harganya pun cuma sekitar $13, pas untuk beristirahat.

Society Backpacker Hostel
Society Backpacker Hostel
Ternyata setelah ngobrol dengan penjaga hostel, MRT Station terdekat dari hostel yaitu Lavender Station, so kita ke Lavender Station dan turun di Raffles Places Station dan jalan sekitar 1 km ke Merlion Park. Di Merlion Park kita bisa foto-foto dengan patung singa yang terkenal itu dengan background gedung-gedung tinggi di pusat Singapura. Untuk ke Merlion Park ini lebih bagus di saat malam hari karena kita juga bisa melihat kerlap-kerlip lampu yang menabjubkan dari Marina Bay Sands dan gedung Esplanade.

Merlion Park #1
Merlion Park #1

Merlion Park #2
Merlion Park #2
Setelah puas foto di Merlion Park, kita kembali ke Little India cari makan dulu di sekitar Little India. Dan mengejutkan, kita melihat ada makanan di food court sekitar jalan dari Lavender Station yang ke arah Jalan Besar, Nasi Lemak cuma $2,5! Standar makan di Singapura $5-$8 padahal. Menu pas untuk makan selama di Singapura, apalagi untuk backpacker kere (udh backpacker, kere pula, sedih amat) hihihi

makanan murah singapura
$5 bedua cuy~
Setelah perut kenyang, balik ke hostel dan istirahat. Besok paginya (actually subuh, karena saking semangatnya) kita udah mulai pergi dari jam sekitar 6 pagi, tujuan selanjutnya kita ke Sentosa Island. Tapi jam 6 pagi ternyata di Singapura masih gelap dan masih sepi (positifnya: orang Indonesia lebih rajin) bahkan sampai di Sentosa jam 8 pun masih sepi (pake banget!). Dari Lavender Station kita naik MRT ke Waterfront Station di Vivo Mall, terus naik ke lantai 3 Vivo Mall menuju Sentosa Express Station. Tiketnya $4 untuk bulak-balik. Pertama-tama kita mulai dari ujung, menuju Siloso Beach, lalu ke Universal Studio (depannya aja, numpang foto gan :D)

Siloso Beach
Siloso Beach
Universal Studio
Universal Studio
Setelah puas poto-poto, kita balik lagi ke hostel dan berkemas untuk pergi ke Kuala Lumpur, yuhuuu! Dari Lavender Station kita pake MRT ke arah Bugis Station dan mengembalikan STP card di ticket office dan mengambil uang deposit kita sebesar $10. Dari Bugis Station kita harus jalan sejauh sekitar 1,5 km ke Terminal Bis Queenstreet selama 15 menitan. Di terminal Queenstreet langsung beli tiket bus ke arah Johor Bahru, tepatnya Lankin Terminal, tiketnya cuma $3,3. Selama perjalanan kita akan turun 2 kali untuk melewati imigrasi. Sampai di Lankin Terminal, suasananya seperti di Indonesia. Banyak calo yang nawarin bus. Beruntungnyakita ditawari calo, ternyata dari Indonesia, ditawari naik busnya sampai ke Bukit Bintang seharga RM 40, saya pikir harga itu murah, soalnya saya dengar bus lain cuman sampai TBS (Terminal Berpadu apa gitu lupa) seharga $35 terus harus lanjut lagi pakai bis ke arah kota.

Tiket Singapore-Johor Bahru
Tiket Singapore-Johor Bahru
Sampai di Bukit Bintang kita langsung ke Terminal LRT (semacam MRT di Singapura), cuma LRT ini ga ada tourist pass, jadi harus beli tiket di mesin otomatis yang tersebar di setiap station. Caranya tinggal pilih statiun tujuan, masukin uang RM, terus nanti token keluar, tempel token di gate masuk dan keluar. Dari Bukit Bintang Station kita ke Station KLCC menggunakan MRT karena kita mau ke Petronas Twin Tower, harga tiket sekitar RM 1,3. Kita sampai di Petronas Twin Tower sekitar jam 8 malem waktu Malaysia, sesuai yang diharapkan karena katanya Petronas Twin Tower ini keren kalo dilihat di malam hari, dan memang its unbrethtaking view!

Petronas Twin Tower
Petronas Twin Tower
Setelah puas foto-foto di Petronas Twin Tower, kita mau cari makan di Jalan Alor yang terkenal dengan kulinernya, yummy! Dari KLCC Station kita naik LRT ke Imbi Station, harga tiket sebesar RM 2. Dari station Imbi, kita jalan sekitar 700 meter. Jalan ke arah sebrang Berjaya Mall. Sampai di Jalan Alor, banyak sekali kuliner mulai dari makanan seafood, chinese food, sampai melayu food juga ada. Harganya pun murah meriah kok, sekitar RM 10 untuk makan dan minum!

Alor Street
Alor Street
makan di Alor street
Daging Selada ala Melayu + Teh Tarik :)
Setelah makan kita ke penginapan dan istirahat. Besok paginya sekitar jam 8 pagi, kita berangkat ke Central Market di Petaling Street. Disini banyak barang2 khas yang bisa dijadikan oleh2. Harga kaos sekitar RM 25, gantungan kunci RM 3, coklat malaysia RM 20. Kalo kehabisan uang Ringgit disini ada money changer, bisa tukar uang rupiah atau sisa dari Dollar Singapore atau disini juga ada ATM CIMB Niaga dan ada ATM bersamanya.

Central Market
Central Market
Selesai dari Central Market, kita bergegas untuk menuju Bandara KLIA 2 menggunakan KLIA Ekspres. Menuju bandara hanya selama 33 menit, harga tiketnya RM 35 per orang. Keretanya cepat, dan keretanya pun nyaman (kapan Indonesia punya fasilitas transportasi kaya gini :( ). Setelah 30 menit, kita sampai di Bandara KLIA dan landing di Indonesia dengan selamat, dan back to reality lagi karena keluar Bandara Soekarno Hatta aja udah macet, dan perjalanan ke Bandung di tol pun macet, ya begitulah Indonesia. Tapi saya optimistis, suatu saat nanti Indonesia akan bisa seperti ini, bahkan lebih maju! Semoga saya juga bisa berpartisipasi memajukan negeri kita tercinta ini! Mari, majukan bangsa ini dengan aksi dan solusi, bukan caci maki! :D

KLIA Express
KLIA Express
Budget Pengeluaran
Singapore
Singapore Tourist Pass          $ 16
Makan 3 x $ 2,5                    $ 7,5
Jajan                                      $ 3
Sentosa Express                    $ 4
Bus SIN-JB                           $ 3,3
Total                                      $  33,8 sama dengan Rp 331.240 
                                                   (kurs $1 = Rp 9.800)                                   

Malaysia
Bus JB-KL                            RM 40
LRT 4 x 2                              RM 8
Makan RM 10 x 2                 RM 20
KLIA Express                       RM 35
Total                                     RM 103 sama dengan Rp 360.500
                                                      (kurs RM 1 = Rp 3.500)

TOTAL dalam rupiah         Rp 691.740

Biaya total tersebut belum termasuk biaya penginapan dan tiket pesawat. Untuk biaya penginapan bisa dicari di Hostel World atau Agoda. Rata-rata penginapan di Singapore sekitar $15-$20 dan di Malaysia sekitar RM 40. Untuk tiket pesawat saya menggunakan tiket promo, sekitar Rp 500.000 PP, dengan jalur berangkat dari Bandung ke Singapura dan pulang dari Kuala Lumpur ke Jakarta. Semoga bermanfaat! :)

Tips liburan murah di Singapura, bisa dilihat disini. 

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)