Liburan Murah ala Backpacker ke Jogja!Ala Backpacker

Malioboro, pusat wisatawan di Jogja
Jogja, merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri karena bentuk pemerintahannya yang berbentuk kesultanan. Selain itu, Jogja juga memiliki kekuatan dan ciri khas tersendiri dalam bidang pariwisata. Banyak sekali wisatawan dalam negeri maupun mancanegara yang mengunjugi kota Jogja ini. Banyak wisatawan yang suka dengan kota ini karena lingkungan yang sederhana, penuh budaya, dan orangnya yang ramah ramah. Selain wisata budaya pun, Jogja ini terkenal dengan wisata alam sekitarnya yang tidak ada habisnya, mulai dari gunung, pantai, gua, air terjun, danau, semuanya ada!

Jogja ini memiliki letak geografis yang sangat strategis, berada di tengah Pulau Jawa, Jogja ini dapat dicapai menggunakan moda transportasi apapun. Namun, kali ini saya akan menjelaskan tips-tips liburan murah menggunakan gaya backpacker.

Transportasi ke Jogja

Stasiun Lempuyangan
Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Banyak sekali transportasi yang bisa digunakan untuk menuju Jogja ini, karena letaknya yang strategis berada di tengah Pulau Jawa. Yang pertama adalah pesawat. Untuk kalian yang berada di luar pulau Jawa bisa langsung direct flight menuju Bandara Adisucipto Yogyakarta atau menuju Bandara International Juanda Surabaya dan lanjut menggunakan bis atau kereta menuju Jogja.

Yang kedua adalah menggunakan kereta. Banyak sekali kereta ekonomi yang menuju Stasiun Lempuyangan Jogja dari berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Surabaya dan Malang. Harga kereta ekonomi menuju Jogja dari Bandung adalah sekitar Rp 100.000 (dulu Rp 50.000 loh), dari kota lain pun harganya hampir sama. Tapi, tenang saja walaupun kereta ekonomi, sekarang gerbongnya sudah bagus dan ber AC, dan yang paling terpenting adalah satu nomor satu kursi :)

Yang ketiga adalah menggunakan bus. Untuk menggunakan bus ini, banyak bus dari berbagai kota besar maupun kecil yang menuju Terminal Giwangan Yogyakarta. Harga bus dari Bandung menuju Jogja adalah sekitar Rp 180.000 sampai Rp 250.000, tergantung negosisasi dan fasilitas busnya. Biasanya bus ini sudah include makan 1 kali.

Yang terakhir adalah roadtrip! saya pernah melakukan road trip ke Jogja 1 tahun lalu. Keuntungan road trip ini kita bisa berhenti kapanpun dan bisa mengunjungi wisata-wisata di perjalanan yang kita lewati. Modal untuk melakukan road trip ini kita perlu mempunyai kendaraan pribadi atau menyewa dari rental. Untuk ongkos bensin sendiri, bensin yang saya habiskan selama pulau-pergi ke Jogja adalah tidak lebih dari Rp 400.000, kalo 1 mobil 5 orang ga lebih dari Rp 100.000 per orang loh dan seru juga bisa mengunjungi berbagai tempat dan juga saat di Jogja mobilitas kita mudah mau kemana mana :)

Penginapan di Jogja

Jl. Sosrowijayan, pusat penginapan wisatawan di Jogja (Sumber)
Banyak sekali penginapan di Jogja, mulai dari kelas resort dan hotel yang mahal sampai yang murah pun banyak. Untuk para backpacker, biasanya banyak sekali penginapan-penginapan yang harganya dibawah Rp 200.000. Daerah pertama yang terdapat banyak penginapan murah yaitu di Jl. Sosrowijayan. Jalan ini terdapat di sebelah Jl. Malioboro, selain harganya yang murah, lokasi yang dekat dengan pusat keramaian menjadi daerah ini sering dijadikan wisatawan untuk menginap. Bahkan banyak homestay disini yang harganya dibawah Rp 100.000, tergantung negosiasi dan fasilitas yang disediakan juga.

Daerah kedua yaitu Jl. Prawirotaman. Daerah ini masih agak langka di telinga wisatawan Indonesia karena memang daerah ini lebih sering didatangi oleh wisatawan asing. Banyak penginapan-penginapan murah disini mulai dari Rp 100.000 per malam. Lokasi Jl. Prawirotaman ini lokasinya lebih dekat dengan Stasiun Lempuyangan dan daerahnya relatif lebih sepi daripada Jl. Sosrowijayan. Banyak bar dan resto-resto unik juga di sepanjang jalan ini.

Transportasi selama di Jogja

Rental Motor di Jogja (Sumber)
Sebagai backpacker, pasti banyak yang lebih memilih jalan sendiri ketimbang mengikuti paket tour untuk mengunjungi suatu tempat. Karena selain lebih murah, kita pun bisa kemana pun yang kita mau. Untuk berkeliling di sekitar Kota Jogja sebenarnya banyak pilihan yang bisa dipilih oleh para backpacker. Yang pertama adalah menggunakan angkutan umum, tapi saya tidak menyarankan menggunakan angkutan umum karena di Jogja masih jarang dan tidak fleksibel, kecuali kalo mau keliling sekitar kotanya aja ada Trans Jogja yang harganya cuma Rp 3.500 ke arah mana pun.

Yang kedua adalah menyewa motor atau mobil. Harga sewa motor di Jogja adalah sekitar Rp 50.000 per hari dan harga mobil adalah Rp 350.000, itu harga rata-rata loh ya tiap orang mungkin bakal dapet harga yang berbeda. Dengan menyewa motor atau mobil kita bisa kemana pun yang kita mau, selain itu lebih berhemat kalo para backpacker kesini dengan beberapa temannya ,jadi bisa sharing untuk bayar rental. Kalo 1-4 orang bisa menggunakan motor, kalo 4-8 orang bisa menggunakan mobil, pasti liburanmu di Jogja bakal lebih seru! :D

Tempat Wisata di Jogja

Wisata Kalibiru di Kulon Progo Jogja (Sumber)
Untuk urusan tempat wisata ini, Jogja memiliki banyak sekali tempat wisata, mulai dari gunung sampai pantai pun ada. Namun karena lokasinya yang jauh dari pusat kota, maka kita dianjurkan untuk menyewa kendaraan agar bisa mencapai wisata-wisata di sekitaran Jogja ini. Jogja memiliki danau di Kalibiru Kulon Progo, memiliki gunung cantik di Gunung Ngglanggeran, memiliki gua yang keren di Gua Pindul, dan gugusan pantai di sepanjang Gunung Kidul. Untuk lebih lengkapnya kalian bisa buka situs Yogyes.com banyak terdapat list-list wisata di Jogja dan sekitarnya. Namun saya memiliki wisata-wisata favorit di Jogja yang mungkin bisa dijadikan patokan dan acuan untuk backpacker lainnya, bisa dibaca (disini).

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

10 Tempat Wisata Keren di JogjaAla Backpacker

Apa yang terdapat dalam pikiran kamu tentang "Yogyakarta"? Yap, kalo ngomongin kota ini jangan ditanya lagi, sungguh banyak keunikan-keunikan dan daya tariknya yang sepertinya ga habis habis! Selama 3 tahun belakang ini banyak sekali wisata-wisata lama yang diperbaharui dan muncul sebagai wisata baru yang nge-hits di kalangan anak muda Jogja maupun wisatawan yang berkunjung kesana. Sudah beberapa kali mengunjungi Jogja, sampai sekarang belum pernah bosan untuk terus meng-explore wisata-wisatanya. Untuk memudahkan kalian yang mau berlibur ke Jogja, berikut 10 tempat wisata di Jogja yang keren dan ada beberapa wisata baru disana yang lagi nge-hits versiku yang wajib kalian kunjungi ;)

1. Kalibiru

Kalibiru
Kalibiru (Sumber)
Wisata ini bisa dibilang baru nge-hits di Jogja. Letaknya ada di Kalibiru, Kulon Progo yang jaraknya sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Jogja. Di Kalibiru ini terdapat tempat wisata Kalibiru yang letaknya ada di atas Waduk Sermo, memang lokasinya di puncak dan jalanannya pun cukup menegangkan (apalagi pake mobil), tapi pemandangan disini mengalahkan rasa lelah tadi. Harga tiket masuk disini cukup terjangkau, yaitu hanya Rp 10.000/kepala, tapi dari pintu masuk itu kita harus treking sekitar 500 meter menuju puncak. Di puncak ini ada pohon yang sering dijadikan tempat untuk narsis dengan background Waduk Sermo, cukup bayar Rp 10.000 udah bisa berpose kaya foto diatas hehe tapi inget jangan lama-lama, karena masih banyak yang nunggu dibawah :D

2. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Nglanggeran
Gunung Nglanggeran (Sumber)
Gunung Nglanggeran ini terdapat di daerah Gunung Kidul. Letaknya 1 jam perjalanan dari pusat kota Jogja. Gunung ini merupakan gunung api purba yang di budayakan lagi dan dirawat sehingga menjadi kawasan ekowisata. Gunung ini tidak seperti gunung-gunung lainnya yang harus didaki berjam-jam dan melewati hutan-hutan rimba. Gunung ini sudah dikelola dengan baik, sehingga fasilitas di gunung ini sudah lengkap, di setiap pos pemberhentian ada gazebo untuk beristirahat dan banyak terdapat petunjuk arah sehingga meminimalisir kemungkinan tersesat. Harga tiket masuknya cukup murah, yaitu Rp 10.000/orang. Dan lama perjalanan sampai puncak dari gerbang tiket yaitu sekitar 1,5 jam, tapi pemandangan diatas sangat cantik! kalo cuaca cerah, garis laut di selatan Jogja bisa terlihat disini. Waktu yang pas untuk mengunjungi Gunung Nglanggeran ini yaitu di saat petang hari, jadi kita bisa menikmati sunset di puncak gunung ini.

3. Goa Pindul

Goa Pindul
Goa Pindul (Sumber)
Goa ini terletak di Desa Bejiharjo, Gunung Kidul Yogyakarta. Dari pusat kota Jogja, hanya dibutuhkan sekitar 45 menit perjalanan sampai menuju Goa Pindul ini. Aktivitas yang bisa dilakukan disini yaitu Cave Tubing, yaitu menyusuri goa selama kurang lebih 15 menit. Harga untuk menjelajah goa ini yaitu Rp 35.000 sudah termasuk life jakcet, ban pelampung, dan guide. Tapi hati-hati banyak loket tiket palsu sepanjang jalan menuju goa, lebih baik teruskan perjalanan sampai tempat parkir yang berada di depan loket tiket. Waktu yang cocok untuk ke Goa Pindul ini yaitu saat low season, karena saat liburan atau high season, goa ini akan dipenuhi manusia, alhasil kita tidak bisa menikmatinya :)

4. Pantai Wedi Ombo

Kolam Alami di Wedi Ombo
Kolam Alami di Wedi Ombo (Sumber)
Pantai Wedi Ombo terletak di deretan pantai-pantai selatan Jogja, tepatnya di daerah Gunung Kidul. Pantai Wedi Ombo ini terletak di deretan pantai paling ujung di selatan Gunung Kidul. Butuh sekitar 2 jam perjalanan untuk mencapai pantai ini. Tapi, perjalanan panjang itu bakal terbayar oleh keindahan pantai ini, yang menurut saya suasananya mirip dengan pantai-pantai di Lombok. Masuk ke pantai ini kita hanya bayar Rp 3.000/orang dan bayar parkir aja. Istimewanya dari pantai ini yaitu adanya kolam alami di pinggir pantai! Untuk menuju kolam alami ini yaitu jalan ke arah barat sekitar 1 km, nanti setelah banyak karang-karang kalian akan menemukan kolam tersebut. Tapi hati-hati berenang di kolam itu, karena banyak bulu babinya (saya salah satu korbannya hiks).

5. Merapi Volcano Tour

Gunung Merapi
Gunung Merapi (Sumber)
Setelah meletusnya Gunung Merapi, gunung ini mulai dikenal oleh wisatawan. Bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga hasil letusannya yang meluluhlantakan daerah sekitarnya sehingga banyak orang yang penasaran bagaimana keganasan Gunung Merapi ini. Sekarang, banyak sekali tour travel yang menyediakan tour ke Merapi ini, biasanya harganya sekitar Rp 350.000/jeep dan 1 jeep bisa diisi oleh 3-4 orang. Tour ini lamanya sekitar 1,5 jam, mengelilingi Gunung Merapi dan singgah di bekas-bekas rumah yang menjadi korban letusan Gunung Merapi, bahkan pada paket tertentu kita bisa diajak ke rumah Mbah Maridjan yang dulunya disebut-sebut menjadi kuncen gunung tersebut.

6. Bukit Parang Endog

Sunset di Parang Endog
Sunset di Parang Endog (Sumber)
Bukit Parang Endog ini terletak di daerah Parang Tritis, yaitu 1 jam perjalanan dari Jogja. Sebenarnya bagi kalian yang udah pernah coba paragliding di Parang Tritis, bukit ini yang menjadi lokasi terbang paragliding. Tapi sekarang banyak anak muda Jogja dan juga wisatawan yang berkunjung kesini untuk menikmati sunset, karena sunset disini begitu memukau, kita bisa melihat hamparan laut dan daratan dari atas dengan background sunset seperti foto diatas. Yakin gamau bawa pasanganmu kesini? Buat yang jomblo siapa tau dapet pasangannya disini :D

7. Bukit Punthuk Setumbu

 
Punthuk Setumbu
Punthuk Setumbu (Sumber)

Bukit Punthuk Setumbu merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan sunrise dengan latar Gunung Merapi Merbabu. Dari tempat ini wisatawan juga bisa melihat megahnya Candi Borobudur di pagi hari yang terselimuti kabut. Wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan Borobudur saat sunrise harus tiba di tempat ini sebelum jam 5. Dari parkiran yang ada di kaki bukit, wisatawan harus trekking sekitar 15 menit untuk mencapai puncak. Bagi yang tidak kuat trekking hingga puncak, tak jauh dari tempat parkir terdapat gazebo di mana wisatawan sudah bisa menyaksikan Borobudur dari kejauhan. Lokasi ini dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dari Jogja. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan sunrise dari Bukit Punthuk Setumbu wajib membayar retribusi sebesar Rp 15.000 / orang. *sebenarnya lokasi Punthuk Setumbu ini ada di Magelang, tetapi karena jangkauannya dekat dengan Jogja, saya masukin listnya :D

8. Taman Sari

Taman Sari
Taman Sari (Sumber)
Satu dari sekian banyak tempat wisata sejarah yang ada di Yogyakarta adalah Istana Air Taman Sari Yogyakarta yang terletak di Jalan Taman, Yogyakarta. Taman Sari terletak sangat dekat dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 15 menit dari alun-alun utara keraton. Tempat ini dulunya merupakan tempat rekreasi bagi keluarga kerajaan sekaligus sebagai benteng pertahanan yang dibangun pada tahun 1758-1765 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I. Sekarang, Istana Air Taman Sari merupakan salah satu cagar budaya di Yogyakarta yang telah menjadi tempat wisata populer di kota ini. Harga tiket masuk ke Istana Air Tamansari cukup terjangkau, untuk sekali masuk  dikenakan tiket Rp. 5.000,- belum termasuk parkir kendaraan melalui pintu depan. Hati-hati banyak guide disini yang memaksa, be aware! :)

9. Jalan Malioboro

Jalan Malioboro
Jalan Malioboro (Sumber)

Inilah jalan di Jogja yang menjadi salah satu pilihan favorit para penikmat perjalanan untuk menghabiskan waktu di Jogja. Di sepanjang jalan Malioboro, Anda dapat berbelanja ria dan mendapatkan salah satu barang unik khas Jogja. Jika suka, Anda bahkan dapat menyusuri toko-toko yang ada di pasar Beringharjo saat siang hari. Kawasan Malioboro ini adalah salah satu tujuan wisata belanja Jogjakarta yang terkenal. Banyak sekali toko-toko dipinggir jalan yang menjual souvenir-souvenir khas Jogja, harganya pun murah dan masih bisa ditawar hehe. Konon katanya, Jalan Malioboro ini awalnya digunakan sebagai rute upacara dan membentuk sebuah garis lurus jika ditarik dari Keraton Yogyakarta ke Gunung Merapi. Keren bukan?! ;)

10. Candi Prambanan

Candi Prambanan
Candi Prambanan (Sumber)

Inilah candi Hindu terbesar di kawasan Asia Tenggara, berketinggian 47 meter dan telah dinyatakan sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia pada tahun 1991 oleh UNESCO. Inilah pula candi Hindu paling megah yang ada di Indonesia. Candi Prambanan ini terletak di perbatasan antara 2 provinsi, yakni Jogjakarta dan Jawa Tengah. Objek wisata Jogja ini memiliki panorama yang memikat apalagi ketika matahari mulai tenggelam, saat itulah waktu paling tepat untuk mengabadikan momen disini. Dari dekat, Anda dapat menyaksikan pemandangan arsitektur dan desain candi yang begitu indah.  

Itulah 10 tempat wisata keren versiku, kalau ada salah info atau ada tambahan bisa di comment aja kaka :D

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

Hari Raya Waisak di Candi BorobudurAla Backpacker


Yogyakarta, aaaahhh sulit diucapkan oleh kata-kata. Kota ini selalu aja bikin saya jatuh cinta. Mulai dari kearifan lokalnya, budayanya, wisata alamnya, ga ada habis-habisnya. Udah 4 kali saya ke Yogyakarta gapernah bosan-bosan! Taun ini saya diajak oleh salah seorang teman yang dulu kita sempat ketemu dan main bareng di Karimun Jawa, Mba Esi, ke Yogyakarta bareng sodara-sodaraku dan teman-teman lainnya. Tapi ada yang berbeda untuk tahun ini, kita bakal pergi ke perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur pada tanggal 2 Juni 2015. Saya udah sering denger tentang perayaan ini dari 3 tahun lalu dan syukurlah kali ini bisa dateng kesini juga :')

Saya berangkat dari Bandung tanggal 30 Mei dari Bandung dan ada juga yang berangkat tanggal 31 Mei, karena kita berangkat dari daerah-daerah yang berbeda. Memang rencana kita sebelum perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur kita main di Yogyakarta dulu 2 hari sebelumnya, jalan-jalan keliling Yogyakarta dan sekitarnya. Langsung aja ke tanggal 2nya ya guys!

Pada tanggal 2 Juni, kita berangkat dari pagi-pagi banget sekitar jam 7 dari Yogyakarta menuju Magelang (Candi Borobudur), sampai di kawasan candi sekitar jam 9. Tanya sana-sini ternyata kalo mau bisa masuk ke kawasan candi nanti pas perayaan kita harus punya undangan, dan undangan itu diutamakan dulu untuk kaum buddha yang punya hajat (FYI, untuk dapet undangan itu tempatnya di Candi Mendut). Atau ada cara lain yaitu beli tiket lampion yang harganya lumayan yaitu Rp 100.000 untuk 1 orang, dan 1 lampion itu untuk 4 orang jadi totalnya Rp 400.000 satu lampion, okedeh. Tapi karena beberapa sebab saya dapet undangan khusus, jadi kita dapet undangan, satu-satu lagi hehe jadi kita bebas masuk sana situ tanpa harus nunggu sisa undangan untuk umum.

Undangan Sakti
Pamer udah dapet kartu peserta hehe
Walaupun bebas kesana-sini, tapi inget ini adalah perayaan tahunan dan keagamaan dari Buddha so, jangan ganggu perayaannya dengan foto-foto seenaknya, bicara seenaknya dan berpakaian terlalu terbuka. FYI, saya pake celana pendek soalnya gabawa celana panjang dari Bandung tapi tanya ke panitia gak apa-apa, katanya asal jangan terlalu terbuka aja, contohnya hotpants (yakeles gw pake hotpants) seksi banget tuh kayanya.

Setelah dapet undangan kita langsung masuk ke kawasan Candi Borobudur sekitar jam 5 sore dan gabisa ikut perayaan yang ada di atas Candi Borobudur karena perayaannya udah beres -_- dan satu hal yang kita tunggu-tunggu yaitu penerbangan lampion juga masih lama beudh yaitu sekitar jam 11 malem! -_- Jadilah kita ngebangke sampe jam 11 malem boooo, mundar mandir sana sini jeprat jepret sana sini, keliling keliling sampe salto depan candi. Tapi pemandangan malem itu sangat indah, bulan terlihat bulat sempurna dan Candi Borobudur yang disorot lampu semakin membuat suasana menjadi sakral.

Candi Borobudur yang disorot lampu
Jadi, katanya dari pukul 7 malam sampai 10 malam itu ada perayaan di pelataran candi, dan dibuka juga oleh Mr. President, Joko Widodo. Setelah itu ada penampilan-penampilan juga entah darimana lagi, saya kurang info karena kita juga gabisa masuk, karena didalem udah sangat penuh sesak, jadinya kita nunggu diluar, itupun di pojokan dekat lokasi penerbangan lampion biar dapet spot yang enak ntr pas lokasinya udah dibuka.

Saat sebelum perayaan dibuka oleh Mr. President
Sambil menunggu, kita sampai lupa kalo belum makan dari siang! kelaparan maaakkk. Mana disini ga ada yang jualan sama sekali, kalo keluar lagi jauh anet. Jadi selama 2 jam kita nahan laper dan tiba-tiba salah satu teman dari kami bawa box makanan banyak, ternyata mereka minta makanan ke polisi +minumnya lagi, nice idea! :D 

Rejeki anak soleh :D
Setelah menunggu sampe jam 10 malem, buat peserta yang mempunyai kartu peserta dipersilahkan menuju tempat yang sudah disiapkan oleh panitia. Jadi yang ada di tempat itu adalah yang punya undangan atau peserta yang beli tiket lampion aja. Di tempat ini saya rasa adalah spot yang paling mantap untuk dapet pemandangan foto Candi Borobudur dan juga nantinya pas penerbangan lampion. Sesaat sebelum penerbangan lampion, semua peserta diminta untuk mengikuti ritual yang dipimpin oleh biksu yang ada di depan. (FYI, kalo kalian non-buddhist kalian ga harus ngikutin tapi tetap respect dengan tidak berisik dan tidak menggangggu ya). Suasana saat itu sungguh khusyuk dan sakral diiringi dengan doa-doa dari biksu.

Sesaat sebelum penebangan lampion
Setelah ritual selesai, semua peserta diberi sumbu api untuk menyalakan lilin yang udah disediakan oleh panitia. Sekedar info, penerbangan lampion ini dimaksudkan untuk meminta doa agar doa-doanya terkabul, pada saat beli tiket lampion kalian akan diberikan stiker untuk menulis doa-doa yang ingin dipanjatkan hehe. Penerbangan lampion dilakukan 3 kali secara bersama-sama dengan semua peserta. Suasananya? ROMANTIS! ga ada kata-kata yang bisa disebutin untuk menggambarkan suasana saat penerbangan lampion saat itu. Cuman bisa diam dan terpana liat pemandangan seindah ini, oh God! Semua peserta larut dalam kesenangan saat itu, ada yang saling berpelukan, ada yg selfie, ada yg foto-foto bareng teman-temannya, bahkan ada yang nangis! hahaha

Fly up the lantern!
Keceriaan teman-teman saat menerbangkan lampion
Gugusan lampion-lampion yang sudah terbang, sungguh indah :)
Kapan lagi bisa foto kaya gini :D
Setelah 3 kali penerbangan lampion, kita langsung balik ke parkiran biar langsung cabut ke Yogyakarta lagi karena biar ga ketahan macet, mengingat yang dateng buanyak sekali orang. Mba Esi, Teh Andin dan lain-lain pulang menuju ke bandara dan stasiun sedangkan saya stay satu malem lagi di Yogyakarta dan lanjut ke Pulau Pari (On Progress) yuhuuuu! Suasana yang menyenangkan ini ga bakal saya lupain, suatu saat saya bakal kesini lagi karena taun depan harus merantau ke negeri orang, i love you yogyakarta!

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)