Keliling Lombok Selama 4 Hari (Cerita, Tips & Trik)Ala Backpacker

Lombok

Setelah 2 hari perjalanan menuju Lombok, tibalah kita di kota Mataram. Kita tinggal di Home Stay Oka dengan harga Rp 90.000/malam (exclude breakfast) di daerah Cakranegara. FYI, Cakranegara ini adalah pusat wisatawan di kota Mattaram karena banyaknya penginapan di daerah ini dan dekat dengan pusat kota, sehingga daerah ini bisa dibilang cukup strategis untuk wisatawan. Untuk mengexplore seluruh Lombok, kita menggunakan motor, harga sewa motor sekitar Rp 50.000 untuk 1 hari, kita sewa untuk 2 hari saja, karena di hari terakhir kita bakal balik ke Pelabuhan Lembar dan menyebrang lagi ke Bali.

Hari - 1 di Lombok (Taman Narmada & Ayam Taliwang)

Hari pertama sampai di Lombok kita istirahat sampai sore hari. Karena waktu udah sore, kita memutuskan untuk mengelilingi wisata yang ada di Kota Mataram. Kita berangkat ke Taman Narmada. Jadi Taman Narmada ini adalah taman yang katanya adalah miniatur Gunung Rinjani. Taman ini berisi taman yang didalamnya terdapat bangunan-bangunan khas Lombok jaman dahulu dan juga candi.
Taman Narmada
At Taman Narmada
Salah satu sudut Taman Narmada
Salah satu sudut Taman Narmada
Kita explore Taman Narmada selama 1 jam, setelah itu kita hanya berkeliling kota Mataram yang ternyata sepi dan jauh dengan kota-kota besar di Jawa. Malam harinya kita pergi ke Ayam Taliwang Em Bersaudara, tempat makan terkenal di Lombok. Dan ternyata harganya wuedan mahal, satu porsi ayam +nasi bisa sampe Rp 75.000 (+minum) dan rasanya pun biasa saja (mungkin beda cita rasa orang Jawa dan Lombok).

Ayam Taliwang Em Bersaudara

Hari - 2 di Lombok (Gili Terawangan)

Pada hari kedua kita coba explore ke Lombok Barat, tujuan utama yaitu ke Gili Terawangan, dan diperjalanan bisa melewati Pantai Senggigi. Untuk meng-explore Lombok memang lebih enak pakai motor karena kita bisa belok sana-sini, banyak wisata yang tidak terekspos dan bagus. Kita mulai explore jam 10 pagi (iya pagi, soalnya bangunnya aja jam 9 hahaha), untuk menuju Gili Terawangan sebetulnya mudah, tinggal cari petunjuk arah ke Pantai Senggigi, ntr tinggal ikuti aja jalur itu sampai ujung (nemu pelabuhan Bangsal). Di perjalanan banyak menemukan spot cuantikk! Karena jalan berkelok-kelok kanan kiri atas bawah lewat gunung, view pinggirnya laut, cuamik pokonya!

View 1
View di perjalanan menuju Pelabuhan Bangsal
View 2
Gili-gili keliatan dari sini :)
Perjalanan dari Kota Mataram ke Pelabuhan Bangsal ternyata bisa dibilang sebentar, cuma sekitar 2 jam perjalanan, itu udah plus singgah-singgah, selpie selpie. Di pelabuhan Bangsal ini, kita bayar kapal untuk menyebrang ke Gili Terawangan, suasananya udah berubah, berasa di luar negeri booo, bule semua. Harga menyebrang ke Gili Terawangan sebesar Rp 15.000. Perjalanan selama 15 menit udah sampe Gili Terawangan, uhuyy! Di Gili Terawangan ini ga ada kendaraan selain delman dan sepeda, jadi adem banget tanpa polusi, adem juga bisa liat-liat bule ihiyyyyy *ditabok *aw

Gili Terawangan 1
Cantik ya.... pantainya :))
Gili Terawangan 2
Salah satu sudut Gili Terawangan :)
Di Gili Terawangan ini kita hanya berputar-putar di pulau tanpa snorkling dan nginep disini, emang niatnya cuman pengan tau aja, maybe someday bakal kesini lagi untuk waktu yang lama. Kita berputar-putar naik sepeda, 1 sepeda berdua, haga sewa Rp 25.000. Setelah puas berputar di Gili Terawangan, kita kembali ke Pelabuhan Bangsal dan kembali ke Mataram, tapi dengan jalur yang berbeda. Tadi pas berangkat lewat Senggigi, pulangnya lewat Jalan Hutan Pusuk, mau liat sodanya kamuh (onyett).

Rute pergi dan pulang
Rute pergi dan pulang
Tuh onyet :))
Perjalanan dari Pelabuhan Bangsal ke Mataram via Hutan Pusuk sebenarnya lebih cepat. Tapi, pemandangannya tidak seindah via Senggigi. Di Hutan Pusuk jangan naik motor pelan-pelan, karena bakal banyak monyet yang mengejar kamu hahaha tapi unik juga, di jalan raya banyak monyet yang berkeliaran. Setelah 1 jam perjalanan kita kembali ke hotel dan istirahat.

Hari - 3 di Lombok (Pantai Cemara dan Pantai Kuta)

Di hari ke 3, kita berencana untuk mengunjungi pantai-pantai di Lombok Selatan. Kunjungan pertama kami yaitu ke Pantai Kuta. Untuk ke Pantai Kuta sebenernya jalannya mudah. Yang penting lewat Bandara Praya Lombok nanti banyak petunjuk arah dari situ. Jalannya seperti biasa, mulusss! Di Pantai Kuta ini ternyata berbeda dengan Pantai Kuta di Bali, Pantai Kuta disini tergolong sepi dan viewnya mantap! Ada biaya retribusi sebesar Rp 10.000 disini per orangnya.

Pantai Kuta
Pantai Kuta
Pantai Kuta 2
Pantai Kuta 2
Setelah menikmati Pantai sambil minum es kelapa deushhh! Kita lanjutkan perjalanan menuju Pantai Cemara. Untuk menuju Pantai Cemara ini susah-susah gampang karena jarang ada petunjuk jalan ke Pantai Cemara ini.  Tips: tanya warga lokal ke arah Pantai Cemara. Di perjalanan menuju Pantai Cemara, kalian bakal merasakan atmosfer yang terasa seperti bukan di Indonesia, karena banyak ladang hijau dan terbuka.

OTW Pantai Cemara
Pemandangan selama perjalanan menuju Pantai Cemara
Perjalanan dari Pantai Kuta ke Pantai Cemara yaitu selama 2 jam, dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam tapi tiap 15 menit berhenti, cangkeul bujur! (pegel pantat).Tapi semua itu terbayarkan dengan view yang cuamikkk!Ga percaya? nih!

Pantai Cemara
Maknyusnya Pantai Cemara
Lokasi Pantai Cemara ini terpencil, di sekitar pantai tidak ada bangunan apapun. Hanya gazebo-gazebo di pinggiran pantai. Disini juga cuman ada beberapa orang, kita dan 1 pasangan lain yang lagi "main" di sekitar pantai uppppssss. Di pantai ini kita ga terlalu lama, karena mengejar untuk ke Pantai Pink dan Tanjung Ringgit karena waktu udah sore.

Selama perjalanan dari Pantai Cemara sambil buka GPS, ternyata letak Pantai Pink dan Tanjung Ringgit ini jauh sekali dari Pantai Cemara bisa sampe 3 jam,  padahal sekarang udah jam 4an, tapi kita tetap pantang menyerah. Sekitar jam 6  ternyata kita belum nyampe juga, di tengah-tengah hutan, dan udah mulai gelap, jadi kita memutuskan untuk balik ke Mataram huhu.

Pada hari ke-4 kita memutuskan untuk pulang dari Lombok karena beberapa hal, dan balik pake kapal feri dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Padang Bai. Tapi petualangan belum berhenti sampai disini. Masih ada Bali cuyyyy! Simak cerita kita di Bali selama 4 hari!

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)

Backpacker ke Bali & Lombok Selama 8 Hari (Cerita, Budget, Tips & Trik)Ala Backpacker

Lombok
Lombok
Banyak yang bilang, liburan ke Bali itu mahal, banyak yang bilang liburan ke Lombok itu lebih mahal. Benarkah? Saya rasa, itu salah besar! Tahun 2014 saya dan Lylis pernah backpacking keliling Bali dan Lombok selama 10 hari (udah termasuk perjalanan). Pada artikel kali ini saya bakal menceritakan mulai dari keberangkatan sampai balik lagi ke Bandung, saya juga bakal kasih tau harga dan tips trik lainnya buat bayangan teman-teman yang juga mau backpacker ke Bali dan Lombok seperti kami ini, yuk disimak! ;)

Jadi kita berangkat dari Bandung, lebih tepatnya dari Stasiun Kiara Condong. Kita berangkat menggunakan kereta ekonomi Kahuripan dengan tujuan Lempuyangan, kalo dulu harganya Rp 50.000 sekarang Rp 90.000 (update 2015). Berangkat pukul 8 malem dan sampai pukul 4 subuh di Lempuyangan, transit (cielah kaya pesawat ae) sampai jam 7 pagi sebelum melanjutkan lagi menggunakan kereta Sri Tanjung menuju Banyuwangi Baru harganya juga sama Rp 50.000 kalo sekarang Rp 110.000 (update 2015). Seperti yang kita tau, kereta ekonomi PT.KAI sekarang udah bagus, ber-AC (walaupun edyan dinginnya), nyaman, dan 1 nomor memang untuk 1 orang, jd gausah khawatir ga kebagian tempat. Kereta Kahuripan sampai tepat waktu di Lempuyangan jam 4 pagi, saat itu suasana stasiun masih sepi (yaiyalah subuh), kita memutuskan untuk istirahat (mandi & bobo manja) di dalam stasiun menunggu matahari terbit. 

Stasiun Lempuyangan
Stasiun Lempuyangan
Jam 6 kita keluar stasiun untuk cari makan, ada soto di depan stasiun harganya Rp 5.000, nasi ambil sendiri :D (pas untuk kita yang irit-iritan hehehe). Jam 7 kita masuk lagi stasiun karena kereta Sri Tanjung sudah sampai di Lempuyangan, kita segera masuk ke kereta, ambil posisi uenak dan simpen tas biar kebagian tempat di cabin (biar elit ae). Berangkatlah kereta Sri Tanjung, jes gujes gujes gujes. Perjalanan menggunakan kereta ini cukup dibilang lama, karena untuk sampai Banyuwangi Baru membutuhkan waktu 2 hari 1 malem, lebih dari 24 jam :)) tapi mungkin saking semangatnya, jadi cape pun tak terasa. Eittsss tapi, dari Yogyakarta sampai Surabaya ternyata lumayan lama juga, bisa 7 jam an, dan itu masih jauh ke Banyuwangi! tidaaaaak, liat di dashboard gerbong masih harus lewat 12 stasiun, OMG (kemudian sare /tidur). Sebenernya yang bikin berkesan backpackeran itu memang dijalan, jadi ya nikmati sajaaa. Ngobrol sana-sini sama penumpang lain, tanya masih jauh apa engga, katanya ini udah sampai di Banyuwangi tinggal 2 stasiun lagi ke Banyuwangi Baru yeay! Kemudian kita ambil tas dan udah berdiri aja, dan ternyata masih 15 menit lg nyampe (malu deh).

Pelabuhan Ketapang
Pelabuhan Ketapang
Banyuwangi! Touch Down! Dari stasiun Banyuwangi Baru kita langsung lanjutkan naik feri dari Pelabuhan Ketapang. Banyak becak yang menawarkan jasa untuk ke Pelabuhan, tp buat yang backpacker pasti ngebela-belain jalan kok, yakin hahaha toh jaraknya juga cuman deket, sekitar 1 km dr Stasiun. Tinggal jalan lurus ke jalan raya, terus belok kanan sampe kalian nemuin tulisan Pelabuhan Penyebarangan Ketapang. Kita langsung masuk ke Pelabuhan dan beli tiket. Tiket dari Pelabuhan Ketapang sampai Pelabuhan Gilimanuk  Bali dulu harganya Rp 12.500 kalo sekarang gatau berapa hehe. Penyebrangan ke Gilimanuk ternyata cuma sebentar, sekitar 1 jam saja, di kapal feri pun kita bisa ambil deck yang outdoor lumayan untuk refreshing karena 24 jam lebih ada di kereta, sambil menikmati sepoi-sepoi angin khas laut huhuy.

View dari Kapal
View dari Kapal
Setelah sampai di Pelabuhan Gilimanuk, banyak calo yang menawarkan tujuan Denpasar/Padang Bai/Lovina. Tips, kalo di Pelabuhan Gilimanuk mending langsung aja pake calo soalnya ga ada kasir yang bener, mana sampe Gilimanuk tengah malem, dan kalo masuk bus pun tetep pake harga calo sama aja -_- Yang penting tawar aja harganya, harga bus dari Gilimanuk ke PadangBai dulu sekitar Rp 35.000, kita ke PadangBai karena memang langsung ke Lombok, pulang dari Bali naik pesawat. Perjalanan dari Gilimanuk ke Padang Bai selama 5 jam, karena diem rada lama di terminal Ubung. Setelah sampai di Padang Bai kita langsung beli tiket kapal jurusan Padang Bai - Pelabuhan Lembar seharga Rp 40.000 (2014), perjalanan dari Padang Bai sampai Pelabuhan Lembar sekitar 5 jam boooo. 5 jam di tengah laut diombang-ambing, mending tidur deh. Tapi enaknya dapet kapal subuh dari Padang Bai, kita bisa dapet sunrise di tengah laut, dengan view Bali, Gunung Agung juga keliatan dari laut. Mantep deh pokoknya.

Sunset di perjalanan Padang Bai - Lembar
Sunset di perjalanan Padang Bai - Lembar
Setelah 5 jam diombang-ambing tengah laut, kita sampai di Pelabuhan Lembar. Dari Pelabuhan Lembar kita masih harus naik angkot ke Kota Mattaram, tapi ingat di Lombok ga ada angkot yang ada tulisannya kaya di Bandung/Jakarta, cuma mobil carry berwarna putih/item. Untungnya kita ketemu Pak Teguh, dia nawarin angkotnya ke Kota Mattaram harganya Rp 30.000 berdua, lumayan mengingat ga ada orang lain lagi selain kita yang mau ke Mattaram. Perjalanan dari Pelabuhan Lembar ke Mattaram cuma 30 menit, kita minta diantar ke daerah Cakranegara karena kita udah booking di Oka Home Stay. Penginaan murah di tengah kota Mattaram cuma Rp 90.000 hehe. Untuk meng-explore semua daerah Lombok, opsi termurah yaitu pake motor, biasanya harga sewa Rp 50.000 sehari dan udah bisa muterin lombok yang dari Selatan ke Utara pun paling cuma sekitar 2 jam perjalanan dan jalannya haluslusluslus!

Pelabuhan Lembar
Pelabuhan Lembar
Untuk yang mau tau cerita dan tips & trik lainnya di Lombok, bisa kalian baca cerita kita di Lombok selama 4 hari meng-explore Lombok Selatan (Pantai Kuta, Pantai Cemara), Lombok Barat (Senggigi, Gili Terawangan) dan Wisata Kota Mattaram (Taman Narmada).

Berikut perhitungan pengeluaran kami selama dari Bandung sampai Lombok (Mattaram)
Kereta BDG-YGY (Kahuripan)   : Rp 50.000
Kereta YGY-Banyuwangi            : Rp 50.000
Kapal ke Bali                               : Rp 12.500
Gilimanuk-Padang Bai                : Rp 35.000
Padang Bai - Lembar                   : Rp 40.000
Lembar - Mattaram                      : Rp 15.000
TOTAL                                        : Rp 202.500

Jadi kita hanya mengeluarkan Rp 202.500 dari Bandung dan udah sampai di Lombok hehe selama pengeluaran di Lombok pun ternyata ga semahal yang dikira kok, bisa di cek cerita kita di Lombok Selama 4 hari.

Travel, Love & Be Happy!
I'am a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! untuk kalian yang mau lebih kenal dengan saya, bisa follow twitter @irhamfaridh atau facebook Irham Faridh. Untuk yang mau melihat koleksi foto perjalanan saya di berbagai penjuru Indonesia dan belahan dunia lain follow Instagram @irhamfaridh. Keep dreaming and travel the world! :)